Read more: http://infosinta.blogspot.com/2012/04/cara-unik-agar-potingan-di-blog-tidak.html#ixzz24oy9BWTE KPOP FANFICTION: FF Romance/Love Story/Two Shoot/Romance/Part 1

Senin, 27 Agustus 2012

FF Romance/Love Story/Two Shoot/Romance/Part 1

Diposkan oleh Nanda Chan di 23.42
(part 1)
Title: Love Story
Author: Han Hyo Seok (Nandiati Putri)
Genre: Romance, NC17
Lenght: Two Shoot
Cast:
- Heechul SJ
- You as Lee Nanda
- Jae Bum (JB)
- So hee

Author POV
Malam yang dingin mulai menyelimuti tubuhmu. Kau hanya memandang langit yang kelam dengan tatapan yang peluh.
Drtttt. .
Getaran hapemu membuyarkan lamunanmu.
"datanglah jam 8pm besok ke Myongdong street, aku menunggumu." pesan singkat mantanmu JB.

****
Pagi Hari
"Chagiyaa. . " teriak seorang namja dari arah kejauhan.
Ia berjalan cepat menghampiri mejamu.
"ne?"
semua mata tertuju padamu. Bukan bukan, bukan padamu tetapi namjamu Heechul.

You POV
"Chagiyaa. ." Heechul menghampiriku.
Semua mata mulai tertuju padanya. Bisa dblg aku adlh wanita yg beruntung bisa memiliki kekasih yg tampan nan cantik *maksud??*
Heechul adalah namja yg baik dan ia sangat populer dikalangan sekolah kami. Heechul yg dimata para yeoja sbgai namja yg manis, ceria, lugu, dan baik sbnr'a ia tak seperti itu. Bisa dibilang ia mempunyai dua kepribadian ganda.
"chagi, jangan melamun!" Heechul menyentil dahiku.
Aku hanya tersenyum tersipu malu.

Heechul POV
Seperti biasa kedatanganku slalu membuat riuh para yeoja. Mereka seperti ingin menerkamku. Sayang'a hanya satu yeoja yg ada dihatiku Nanda-ssi kekasihku.
"nanda-ssi ayo kita ke kantin. Aku lapar!" ajakku dgn wajah yg polos.
". . ." tak ada jawaban.
"chagi, jangan melamun!" aku mengkagetkan'a dan membuatnya tersenyum malu.

Author POV
Bel pelajaran terakhir sdh habis. Kau mulai bergegas berlari menuju gerbang.
Langkah kakimu terhenti ketika seorang namja menarikmu ke balik pohon.
"JB?" kau terkejut.
"Nanda-ssi jgn lupa nanti malam temui aku di Myongdong Street dan jgn ajak siapapun. Kau mengerti?" paksa JB sambil menutup mulutmu agar kau tak berteriak.
Kau hanya mengangguk pasrah.

You POV
"Apa kau ingin qta pulang bersama?" tanya JB seraya melepaskan tangan'a dri mulutmu.
"Aniyo! Aku sdh janji dgn Heechul u/ plg bersama." aku menolak ajakannya.
"baiklah!" ia meninggalkanku dengan wajah yang kecewa.
Aku mulai berjalan menuju arah gerbang mencari sesosok namja yg akan pulang bersama denganku.
"Hey! Tebak siapa aku??" seseorang menutup mataku dari blkg.






"Heechul?" tebakku asal.
"Kenapa kau bisa tahu?" Ia mulai memasang wajah cemberut.
"karna kau hanya satu"a namja yg mempunyai telapak yg mulus seperti ini" ledekku.
Ia msih tetap cemberut sambil menggenggam tanganku.
Para yeoja itu pasti merasa iri denganku karena perlakuan Heechul yg bgtu manis menurut mereka. Namun, tdk pada saat jalanan mulai sepi dan tdk ada teman satu sekolah kami.
Sifatnya langsung berubah drastis. Ia mulai menjadi pria yg sangat tampan, cool, agresif, sifat yg keras, dan tegas. Aku sempat bingung knp ia bisa seperti ini. Tapi, aku lbh suka ia yg seperti ini lebih terlihat COOL.
Disaat seperti ini akulah yg plg bnx bicara dan ia cukup pelit senyum. Kepribadian yg aneh!

"chagi, apa kau lapar?" tanyaku.
Ia hanya mengangguk.
"bagaimana kalau kita makan ramen dikedai ahjussi Siwon?" usulku.
". . ." ia msh tetap menganggukan kepalanya.
Akhirnya kami berjalan menuju arah kedai ramen milik Ahjussi Siwon.
****

Author POV
Selesai makan ramen Heechul mengantarmu plg. Seperti biasanya ia hanya menggenggammu tanpa bicara.
"Chagiya, ada sisa ramen dimulumu!" tiba-tiba Heechul menyentuh sudut bibirmu.
"Oppa, ada apa? Tak biasa'a kau seperti ini?" kau terkejut ketika sifat Heechul berubah kembali.
"HEY, KALIAN PASANGAN YANG MANIS SEKALI" teriak So hee dgn tatapan sinis pada kau.
'oh, ternyata ada dia makanya oppa berubah' batin kau menyesal.
"kenapa kau dsni?" bentakmu kesal.
"bukan urusanmu!" So hee memeletkan lidahnya padamu.
"hai, Heechul! Kau tak bosan bersama'a terus lbh baik kencan dgnku saja, kita bsa berkaraoke bersama" ujarnya sok manis.
"Tidak terimakasih aku sangat senang bersamanya"
'oppa!' batinmu seakan melayang mendengar ucapan Heechul.
"baiklah, aku prgi duluan!" cupp! !
So hee meninggalkan bekas ciuman dipipi Heechul dan lgs pergi.
Kau terkejut sangat terkejut. Hatimu seperti ditimpa batu ribuan ton.
Akhirnya kami berdua diam dalam kesunyian. Walau sempat saling bertatapan.
"oppa. ." panggilku





Author POV
Masih dalam kesunyian. Tak ada satu pun suara yg keluar. Sampai akhirnya kau memecahkan keheningan.
"oppa?" panggilku.
"ne?" jawabnya singkat.
'Aishh, aku bgtu malu untuk mengakui kalau aku cemburu. Aku saja blm pernah menciummu. Kau pun jg tak prnh menciumku. Kenapa tdi kau tak menghidar dari So Hee? Dasar pabbo pabbo oppa pabbo' batin kau benar" ingin meledak.
Hhhh,,
kau menghela napasmu.

You POV
"Nanda-ssi, lbh baik kita pulang! Sblm gelap tiba" ajak Heechul seakan terjadi apa".
'Oppa, knp kau kembali menjadi dingin lagi? Oppa mengertilah aku sangat ingin dicium olehmu!? Kau anggap aku ini apa? Lakukanlah aku sbgai pcrmu walaupun tdk ada mereka pun.' aku mulai menggerutu dalam batinku.
Dengan penuh kekecewaan aku mempercepat jalanku.
"Jangan terlalu cpt jalan'a!" ujar Heechul tenang sambil menarik tanganku.
'oppa, kau ini kenapa sih? Aku kecewa padamu. Dasar pabbo pabbo . .' batinku benar" meledak.
"Pabbo pabbo" teriakmu.
"mwo?" Heechul sangat terkejut mendengar teriakanmu.
'aduh, mati aku! Kenapa bisa keceplosan gini sih!' batinku mulai panik.
"chagiyaa!" panggilnya pelan.
'oppa ampun. Apa kau ingin memarahiku?' batinku bertanya".
"chagiya! Apa kau bwa minum?" tanya Heechul yg membuatku sangat terkejut.
Aku mulai mengambil tempat minumku dan mulai memberikan'a.
Heechul pun menuangkan sdkt air ketelapak tangan'a dan mengusapkan ke pipinya yg mulus itu.
"tta! Gomawo"
"cheonma oppa"
"chagi, apa kau mau permen?" pertanyaannya yg aneh, mulai membuatku gila.
'oppa, dsaat ini kau masi menawarkanku permen? Ya ampun oppa kau benar" pabbo' batinku menggerutu lagi.
". . tapi aku hanya pnya satu. Tta!" lanjutnya seraya memberikanku permen.
Baru saja aku ingin mengambilnya, ia malah memakan permen'a sndri.
'lelucon macam apa ini chullie' kau hampir meledak.
"oppa!!" aku mulai meneriakinya. Aku sdh tak bisa menahan amarahku.

Heechul POV
Aku mulai mengemut permenku. Hampir saja aku tersedak ketika ia berteriak.
"chagiya" bisikku pelan.
"mwo?" jawabnya sdkt menggerutu.
"bukankah kau ingin permen. Kemarilahh"Aku menarik tangannya.
". . . "
"saranghaeyo chagi" aku membisikkan ditelinga kanannya.
"MWO??" ia terkejut. Wajahnya lucu sekali hampir membuatku tertawa.
Aku pun tersenyum. Wajah kami bgtu dekat. Perlahan aku mendekatkan bibirku dan akhirnya aku menciumnya.
Aku merasakan bibir manis'a itu. Aku mencoba menggigit pelan bibir bawahnya agar dia membuka mulutnya. Aku mulai memasukkan lidahku dan beradu lidah dengannya. Aku mulai memainkan permen didlm mulutnya. Aku melumat bibir bawahnya. Ia mendesah.
"Mmmphh .. Op. .pa" desahannya membuatku gila.
Akhirnya aku menghentikan permainan kami.

You POV
Bibirku dilumat habis olehnya. Aku sungguh tak percaya, apakah dia mendengar suara batinku?? Atau ia bisa telepati.
Wajahku terasa panas. Heechul oppa ternyata sangatlah agresif.
"you're blushed chagi!" Tangan oppa mengelus pipiku.
Aku hanya tertunduk malu.
"cute" lirihnya.
"Heechul oppa!" panggilku malu.
"ne?"
"lebih baik kita pulang. Sdh hampir gelap" aku mengalihkan pembicaraan.
Jantungku berdegup sangat kencang.
"ne, chagi" ia tertawa kecil melihat tingkahku dan menggenggam kembali tanganku.

Aku melirik jam tanganku.
'Ya Ampun jam 6? Gawat!' batinku terkejut.


To Be Continue . . 

0 komentar on "FF Romance/Love Story/Two Shoot/Romance/Part 1"

Poskan Komentar

FF Romance/Love Story/Two Shoot/Romance/Part 1

(part 1)
Title: Love Story
Author: Han Hyo Seok (Nandiati Putri)
Genre: Romance, NC17

Lenght: Two Shoot
Cast:
- Heechul SJ
- You as Lee Nanda
- Jae Bum (JB)
- So hee

Author POV
Malam yang dingin mulai menyelimuti tubuhmu. Kau hanya memandang langit yang kelam dengan tatapan yang peluh.
Drtttt. .
Getaran hapemu membuyarkan lamunanmu.
"datanglah jam 8pm besok ke Myongdong street, aku menunggumu." pesan singkat mantanmu JB.

****
Pagi Hari
"Chagiyaa. . " teriak seorang namja dari arah kejauhan.
Ia berjalan cepat menghampiri mejamu.
"ne?"
semua mata tertuju padamu. Bukan bukan, bukan padamu tetapi namjamu Heechul.

You POV
"Chagiyaa. ." Heechul menghampiriku.
Semua mata mulai tertuju padanya. Bisa dblg aku adlh wanita yg beruntung bisa memiliki kekasih yg tampan nan cantik *maksud??*
Heechul adalah namja yg baik dan ia sangat populer dikalangan sekolah kami. Heechul yg dimata para yeoja sbgai namja yg manis, ceria, lugu, dan baik sbnr'a ia tak seperti itu. Bisa dibilang ia mempunyai dua kepribadian ganda.
"chagi, jangan melamun!" Heechul menyentil dahiku.
Aku hanya tersenyum tersipu malu.

Heechul POV
Seperti biasa kedatanganku slalu membuat riuh para yeoja. Mereka seperti ingin menerkamku. Sayang'a hanya satu yeoja yg ada dihatiku Nanda-ssi kekasihku.
"nanda-ssi ayo kita ke kantin. Aku lapar!" ajakku dgn wajah yg polos.
". . ." tak ada jawaban.
"chagi, jangan melamun!" aku mengkagetkan'a dan membuatnya tersenyum malu.

Author POV
Bel pelajaran terakhir sdh habis. Kau mulai bergegas berlari menuju gerbang.
Langkah kakimu terhenti ketika seorang namja menarikmu ke balik pohon.
"JB?" kau terkejut.
"Nanda-ssi jgn lupa nanti malam temui aku di Myongdong Street dan jgn ajak siapapun. Kau mengerti?" paksa JB sambil menutup mulutmu agar kau tak berteriak.
Kau hanya mengangguk pasrah.

You POV
"Apa kau ingin qta pulang bersama?" tanya JB seraya melepaskan tangan'a dri mulutmu.
"Aniyo! Aku sdh janji dgn Heechul u/ plg bersama." aku menolak ajakannya.
"baiklah!" ia meninggalkanku dengan wajah yang kecewa.
Aku mulai berjalan menuju arah gerbang mencari sesosok namja yg akan pulang bersama denganku.
"Hey! Tebak siapa aku??" seseorang menutup mataku dari blkg.






"Heechul?" tebakku asal.
"Kenapa kau bisa tahu?" Ia mulai memasang wajah cemberut.
"karna kau hanya satu"a namja yg mempunyai telapak yg mulus seperti ini" ledekku.
Ia msih tetap cemberut sambil menggenggam tanganku.
Para yeoja itu pasti merasa iri denganku karena perlakuan Heechul yg bgtu manis menurut mereka. Namun, tdk pada saat jalanan mulai sepi dan tdk ada teman satu sekolah kami.
Sifatnya langsung berubah drastis. Ia mulai menjadi pria yg sangat tampan, cool, agresif, sifat yg keras, dan tegas. Aku sempat bingung knp ia bisa seperti ini. Tapi, aku lbh suka ia yg seperti ini lebih terlihat COOL.
Disaat seperti ini akulah yg plg bnx bicara dan ia cukup pelit senyum. Kepribadian yg aneh!

"chagi, apa kau lapar?" tanyaku.
Ia hanya mengangguk.
"bagaimana kalau kita makan ramen dikedai ahjussi Siwon?" usulku.
". . ." ia msh tetap menganggukan kepalanya.
Akhirnya kami berjalan menuju arah kedai ramen milik Ahjussi Siwon.
****

Author POV
Selesai makan ramen Heechul mengantarmu plg. Seperti biasanya ia hanya menggenggammu tanpa bicara.
"Chagiya, ada sisa ramen dimulumu!" tiba-tiba Heechul menyentuh sudut bibirmu.
"Oppa, ada apa? Tak biasa'a kau seperti ini?" kau terkejut ketika sifat Heechul berubah kembali.
"HEY, KALIAN PASANGAN YANG MANIS SEKALI" teriak So hee dgn tatapan sinis pada kau.
'oh, ternyata ada dia makanya oppa berubah' batin kau menyesal.
"kenapa kau dsni?" bentakmu kesal.
"bukan urusanmu!" So hee memeletkan lidahnya padamu.
"hai, Heechul! Kau tak bosan bersama'a terus lbh baik kencan dgnku saja, kita bsa berkaraoke bersama" ujarnya sok manis.
"Tidak terimakasih aku sangat senang bersamanya"
'oppa!' batinmu seakan melayang mendengar ucapan Heechul.
"baiklah, aku prgi duluan!" cupp! !
So hee meninggalkan bekas ciuman dipipi Heechul dan lgs pergi.
Kau terkejut sangat terkejut. Hatimu seperti ditimpa batu ribuan ton.
Akhirnya kami berdua diam dalam kesunyian. Walau sempat saling bertatapan.
"oppa. ." panggilku





Author POV
Masih dalam kesunyian. Tak ada satu pun suara yg keluar. Sampai akhirnya kau memecahkan keheningan.
"oppa?" panggilku.
"ne?" jawabnya singkat.
'Aishh, aku bgtu malu untuk mengakui kalau aku cemburu. Aku saja blm pernah menciummu. Kau pun jg tak prnh menciumku. Kenapa tdi kau tak menghidar dari So Hee? Dasar pabbo pabbo oppa pabbo' batin kau benar" ingin meledak.
Hhhh,,
kau menghela napasmu.

You POV
"Nanda-ssi, lbh baik kita pulang! Sblm gelap tiba" ajak Heechul seakan terjadi apa".
'Oppa, knp kau kembali menjadi dingin lagi? Oppa mengertilah aku sangat ingin dicium olehmu!? Kau anggap aku ini apa? Lakukanlah aku sbgai pcrmu walaupun tdk ada mereka pun.' aku mulai menggerutu dalam batinku.
Dengan penuh kekecewaan aku mempercepat jalanku.
"Jangan terlalu cpt jalan'a!" ujar Heechul tenang sambil menarik tanganku.
'oppa, kau ini kenapa sih? Aku kecewa padamu. Dasar pabbo pabbo . .' batinku benar" meledak.
"Pabbo pabbo" teriakmu.
"mwo?" Heechul sangat terkejut mendengar teriakanmu.
'aduh, mati aku! Kenapa bisa keceplosan gini sih!' batinku mulai panik.
"chagiyaa!" panggilnya pelan.
'oppa ampun. Apa kau ingin memarahiku?' batinku bertanya".
"chagiya! Apa kau bwa minum?" tanya Heechul yg membuatku sangat terkejut.
Aku mulai mengambil tempat minumku dan mulai memberikan'a.
Heechul pun menuangkan sdkt air ketelapak tangan'a dan mengusapkan ke pipinya yg mulus itu.
"tta! Gomawo"
"cheonma oppa"
"chagi, apa kau mau permen?" pertanyaannya yg aneh, mulai membuatku gila.
'oppa, dsaat ini kau masi menawarkanku permen? Ya ampun oppa kau benar" pabbo' batinku menggerutu lagi.
". . tapi aku hanya pnya satu. Tta!" lanjutnya seraya memberikanku permen.
Baru saja aku ingin mengambilnya, ia malah memakan permen'a sndri.
'lelucon macam apa ini chullie' kau hampir meledak.
"oppa!!" aku mulai meneriakinya. Aku sdh tak bisa menahan amarahku.

Heechul POV
Aku mulai mengemut permenku. Hampir saja aku tersedak ketika ia berteriak.
"chagiya" bisikku pelan.
"mwo?" jawabnya sdkt menggerutu.
"bukankah kau ingin permen. Kemarilahh"Aku menarik tangannya.
". . . "
"saranghaeyo chagi" aku membisikkan ditelinga kanannya.
"MWO??" ia terkejut. Wajahnya lucu sekali hampir membuatku tertawa.
Aku pun tersenyum. Wajah kami bgtu dekat. Perlahan aku mendekatkan bibirku dan akhirnya aku menciumnya.
Aku merasakan bibir manis'a itu. Aku mencoba menggigit pelan bibir bawahnya agar dia membuka mulutnya. Aku mulai memasukkan lidahku dan beradu lidah dengannya. Aku mulai memainkan permen didlm mulutnya. Aku melumat bibir bawahnya. Ia mendesah.
"Mmmphh .. Op. .pa" desahannya membuatku gila.
Akhirnya aku menghentikan permainan kami.

You POV
Bibirku dilumat habis olehnya. Aku sungguh tak percaya, apakah dia mendengar suara batinku?? Atau ia bisa telepati.
Wajahku terasa panas. Heechul oppa ternyata sangatlah agresif.
"you're blushed chagi!" Tangan oppa mengelus pipiku.
Aku hanya tertunduk malu.
"cute" lirihnya.
"Heechul oppa!" panggilku malu.
"ne?"
"lebih baik kita pulang. Sdh hampir gelap" aku mengalihkan pembicaraan.
Jantungku berdegup sangat kencang.
"ne, chagi" ia tertawa kecil melihat tingkahku dan menggenggam kembali tanganku.

Aku melirik jam tanganku.
'Ya Ampun jam 6? Gawat!' batinku terkejut.


To Be Continue . . 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar

 

©KPOP FANFICTION - Powered By Blogger Thanks to Blogger Templates | punta cana dominican republic