Read more: http://infosinta.blogspot.com/2012/04/cara-unik-agar-potingan-di-blog-tidak.html#ixzz24oy9BWTE KPOP FANFICTION: Do you want to My Girlfriend?/Romance/Three Shoot/Part One

Kamis, 07 November 2013

Do you want to My Girlfriend?/Romance/Three Shoot/Part One

Diposkan oleh Nanda Chan di 05.39




Title       : Do you want to My Girlfriend?
Author  : Han Hyo Seok (@nandiatiputri)
Genre   : Romance
Lenght  : Three Shoot (part one)
Cast       :
·         Lee Taemin
·         Song Hye Mi (Reader)
·         Jessica Jung
·         Lee Ji Eun
·         Lee Sung Min
·         Choi Minho
·         Other Cast

Note: “tinggalkan sebuah komentar ataupun kesan dan pesan. Mianhae jika ada typo. Happy reading”

AUTHOR POV

“Bagaimana ini?”Hyemi menengok kebawah melihat sepatunya. Yups Putih.
Kubakan air yang tergenang dan rintikan hujan yang masih menetes sedikit demi sedikit membuat Hyemi ragu untuk pulang. ia tak ingin sepatu yang ia kenakan kotor. Karena baru dua hari yang lalu ia mencucinya dengan susah payah.
“Lebih baik kita pulang nanti saja.” Usul Jessica.
Jessica mengambil sebuah kabel charge phonecell dari dalam tasnya. Jessica sering sekali mengulur waktu pulangnya untuk mecharge ponselnya itu.
“Hey, Hyemi! Lihat belakangmu” teriak Ji eun yang membuatku sontak melihat arah pinggulku
“Yakss,, bagaimana ini?”
Hyemi terkejut ketika melihat bercak darah dijeans yang berwarna abu-abunya itu.Hyemi segera mengambil jaketnya untuk menutupi noda yang terdapat dijeansnya itu. Untung saja saat ini keadaan kampus sudah tidak begitu ramai.
“Benarkan kataku lebih baik pulangnya nanti saja”
“Baiklah~”
Aku melihat kearah seberang dan mendapati seseorang yang wajahnya tak asing bagiku. Siwon sunbae? Apa yang ia lakukan disana? Bukankah ia anak sastra? Kenapa ia ada di jurusan seni musik tradisional? Aneh! Jangan-jangan menemui pacarnya?
“Hai bagaimana kalau kita ke seberang sana. Aku melihat Siwon sunbae ada di gedung musik tradisional”teriakku ke arah dua temanku yang kini sibuk dengan ponsel mereka.
“Lalu?” tanya Ji Eun.
“Kau tidak tahu dia itu anak sastra jadi apa yang ia lakukan disana? Padahal gedung sastra cukup jauh dari gedung musik tradisional. Lagipula dia itu kekasihnya  Im Yoona gadis terpintar di kelas kita. Kita bisa laporkan ke Yoona apa yang dilakukan Siwon di sana.”
“Baiklah lagipula kita tidak melakukan apapun disini. Kajja” ajak Ji Eun.
“Nae~”
Dengan malas Jessica mencabut kabel charge ponselnya dan berjalan mengambil tasnya.Hyemi dan Ji Eun tertawa kecil karena telah mengganggu salah satu hobi dari Jessica yaitu mencharge ponselnya.

Hyemi POV

Kami bertiga mulai melangkahkan langkah kami menuju gedung musik tradisional. Ini bukan pertama kalinya aku bermain ke gedung ini. Sebelumnya aku kemari untuk mengantarkan salah satu barang yang terjatuh milik Soo Eun eonni. Ia gadis yang baik dan manis. Aku sangat iri padanya karena ia bagaikan seorang puteri yang tinggal di kota seperti ini. Selain itu aku juga punya teman namja yang mudah sekali akrab dengan siapapun. No Min Woo, cukup populer di kampus ini meskipun ia belajar musik tradisional namun ia juga sangat berbakat di musik modern. Ia mempunyai sebuah band yaitu BOYFRIEND. Band mereka sudah diundang disalah satu statiun TV swasta yang sangat populer.
Ahh itu Siwon sunbae! Pekikku yang sontak berjalan cepat dan menghampinya.
“Annyeong sunbae-nim!” sapaku sambil menghi-five  jari-jariku.
“Loh, kalian? Apa yang kalian lakukan disini?” tanya Siwon yang heran melihat kami.
“Hmm, habis bertemu dengan seseorang. Kau sendiri sedang apa? Kau pasti bersama gadis lain?”
“Kau tidak lihat aku hanya sendiri disini. Aku ingin bertemu dengan Jeongmin, ia bilang ingin memberiku sesuatu.”
“Ehemm” Jessica berdehem kita Siwon menyebutkan nama Jeongmin.
Sial! Pasti ia ingin mengerjaiku.  Umpatku dalam hati ketika melihat Jessica dan Ji Eun tertawa kecil seperti sedang meledekku.
“Ah, aku baru ingat kau menyukai Jeongmin kan? Hmm aku sudah mengetahui nama kekasihnya kalau tidak salah Seohyun.”
Omo-ya Siwon sunbae kenapa kau mengatakan itu padaku. Aku tahu kalau dia memang memiliki hubungan special dengan Seohyun tapi tidak seharusnya kau katakan padaku seperti ini. Entah harus wajah yang seperti apa yang harus kupajang antara kesal dan kecewa.
“Hmm aku sudah tahu itu.” ucapku singkat.
“Dasar sunbae pabo, kenapa mengatakan sperti itu dihadapannya” omel Ji Eun.
“Aku kan hanya memberitahunya saja”
“Siwon-ssi” teriak sorang namja yang suaranya mulai mebuat jantungku berdebar lebih cepat dari biasanya.
“Mianhae sunbae, aku rasa kami pulang duluan saja. Sampai jumpa” ucapku cepat seraya menarik kedua lengan chinguku dan berjalan menjauh dari tempat ini.
“Hei~~ hei~ kenapa pergi secepat itu? apa ia gugup dengan Jeongmin? Atau marah padaku?”
Hyahh Hyemi pabbo harusnya kau tak usah menyusul Siwon sunbae tadi. Aku merutuki diriku sendiri kesal. Menyebalkan.

Author POV

Mereka bertiga melangkahkan kaki mereka keluar pintu gerbang. Hari mulai senja. Hyemi, Jessica, dan Ji Eun saling bercanda. Tetapi kali ini bahan candaan mereka adalah namja yang kini berada tepat di depan ketiga gadis yang berjurusan ekonomi. Mereka saling menggoda bergantian sampai akhirnya namja itu hilang yang ada dihadapannya.
“Hei hei tunggu!! Itu itu lihatlah itu Taemin”
“Taemin? Nuguya?” tanya Jessica.
“Lihatlah namja yang sedang duduk di motor vespa matic-nya itu. yang berkemeja coklat muda. Apa kau tidak lihat?”
Jessica melirik ke arah kanan dan kiri namun tak terlihat satu namja pun yang memakai kemeja coklat, langkahnya terhenti sampai akhirnya matanya menangkap sosok namja tampan yang sedang memakai kemeja coklat dan sweater berwarna caramel.
“Hyaa dia tampan eoh?”
“Dia sunbae-ku waktu di SMA. Namanya Lee Taemin. Kau tidak mengingatnya? Dia yang waktu itu bertanding basket melawan universitas kita.”
“Ahh yang itu. jika dilihat-lihat dia tampan juga. Apa benar dia sunbae eoh?
“Nae, dulu kami sering sekali bertengkar”
Hyemi menatap namja yang berkemeja coklat muda itu dengan lekat-lekat seakan tatapan seorang pembunuh. Sayangnya Taemin tidak melihatnya atau memang pura-pura tidak melihatnya Hyemi, Ji Eun, dan Jessica berhenti di ujung jalan menunggu taksi yang lewat.
Hyemi terkejut ketika Taemin memanggil salah satu temannya dan menunjuk persi tepat pada Hyemi.
“Hyaa bagaimana ini dia menunjukku. Omoya apa yang harus aku lakukan?” ucapku pada Ji Eun dan Jessica panik.
“Kau bergurau? Mana mungkin dia menunjukmu?”
“Aishh kau tidak lihat semua mata itu menatap ke arah kita. Jika bukan aku siapa lagi? Disini hanya ada kita bertiga. Hhhh apa yang aku harus lakukan” Hyemi mulai salah tingkah ketika Taemin terus menatapnya dan memanggil temannya yang lain.
Entah apa yang dibicarakan Taemin dengan teman-temannya efeknya membuat Hyemi menjadi salah tingkah antara takut ada dendam di hati namja itu dan memberitahukan kepada teman-temannya bahwa aku yeoja yang membuat hari-harinya buruk atau Taemin berencana melakukan sesuatu.
“Hyaa Hyemi-ah tenanglah sedikit” teriak Jessica.
“Bersikaplah lebih santai” Ji Eun mencoba menenangkanku.
Hyemi terus menghentak-hentakkan kakinya dengan kesal dia benar-benar merasa seperti kelinci yang akan diterkam oleh sekumpulan erigala hutan yang kelaparan. Untung saja sebelum salah satu teman Taemin datang menghampiri merek, taksi sudah berhenti tepat didepan ketiga yeoja yang sedang kelimpungan(?)
“Hahhh kenapa jadi seperti ini?”
Jantung Hyemi kini mulai berdetak kembali normal. Hyemi merasa sial bisa bertemu lagi dengan namja menyebalkan itu. Dalam hatinya sebenarnya ada rasa senang bisa bertemu dengan namja itu tetapi rasa senang itu tertutupi oleh rasa panik yang membuatnya menjadi salah tingkah
“Sebernarnya kau dan Taemin itu mempunyai hubungan seperti apa?” tanya Ji Eun penasaran
“Hanya saling mengenal namun setiap kali bertemu kami selalu bertengkar. Hufttt”
Hyemi menghela nafasnya berat akan semua kejadian hari ini. Ia memejamkan matanya sejenak merileksasikan tubuhnya yang sempat menegang karena kepanikan yang ia rasakan.
Taemin POV

Aku tidak menyangka sudah dua tahun lebih kami tidak bertemu. Terakhir aku bertemu dengan yeoja itu ketika universitasnya mengadakan pertandingan basket antar universitas.
Saat itu aku melihatnya tengah duduk melihat pertandingan timku. Entah kenapa ada rasa ketika ia berteriak saat aku mencoba memasukkan bola ke ring namun gagal.
Dan saat ini rasa senang itu kembali muncul melihat tawanyameskipun ia tidak tertawa denganku, ekspresi wajahnya yang senang membuat senyumku muncul.
“Taemin-ssi gwaenchana?” tanya Bae Suzy padaku.
“Ah ,nde. Suzy-ah apakah kau mengenal yeoja itu? aku rasa dia alumni SMA kita”
“Hmm.. wajahnya memang tak asing, entahlah aku tidak begitu mengenalnya.” Ucap Suzy.
“Taemin! Apa yang kau lakukan disini? Aku senang kau bermain di kampusku.” Sapa seorang teman lamaku Lee Jun Ho.
“Aku juga senang melihatmu. Hmm apa kau mengenal gadis yang menggunakan tas abu-abu itu?” tanya.
Kini mata kami semua menuju pada yeoja itu yang aku yakin membuat dirinya salah tingkah. Aku lupa dengan namanya padahal dulu setiap kami bertemu selalu bertengkar, mungkinkah aku menyukainya padahal kami baru bertemu dua kali setelah aku lulus dari SMA. Aku rasa aku sudah gila sangat gila malah.
Semoga saja aku masih dapat bertemu dengannya. Meskipun kami sudah tidak di satu universitas. Hmmm kenapa aku jadi tertarik padanya ya??
To be continue...

0 komentar on "Do you want to My Girlfriend?/Romance/Three Shoot/Part One"

Poskan Komentar

Do you want to My Girlfriend?/Romance/Three Shoot/Part One





Title       : Do you want to My Girlfriend?
Author  : Han Hyo Seok (@nandiatiputri)
Genre   : Romance
Lenght  : Three Shoot (part one)
Cast       :
·         Lee Taemin
·         Song Hye Mi (Reader)
·         Jessica Jung
·         Lee Ji Eun
·         Lee Sung Min
·         Choi Minho
·         Other Cast

Note: “tinggalkan sebuah komentar ataupun kesan dan pesan. Mianhae jika ada typo. Happy reading”

AUTHOR POV

“Bagaimana ini?”Hyemi menengok kebawah melihat sepatunya. Yups Putih.
Kubakan air yang tergenang dan rintikan hujan yang masih menetes sedikit demi sedikit membuat Hyemi ragu untuk pulang. ia tak ingin sepatu yang ia kenakan kotor. Karena baru dua hari yang lalu ia mencucinya dengan susah payah.
“Lebih baik kita pulang nanti saja.” Usul Jessica.
Jessica mengambil sebuah kabel charge phonecell dari dalam tasnya. Jessica sering sekali mengulur waktu pulangnya untuk mecharge ponselnya itu.
“Hey, Hyemi! Lihat belakangmu” teriak Ji eun yang membuatku sontak melihat arah pinggulku
“Yakss,, bagaimana ini?”
Hyemi terkejut ketika melihat bercak darah dijeans yang berwarna abu-abunya itu.Hyemi segera mengambil jaketnya untuk menutupi noda yang terdapat dijeansnya itu. Untung saja saat ini keadaan kampus sudah tidak begitu ramai.
“Benarkan kataku lebih baik pulangnya nanti saja”
“Baiklah~”
Aku melihat kearah seberang dan mendapati seseorang yang wajahnya tak asing bagiku. Siwon sunbae? Apa yang ia lakukan disana? Bukankah ia anak sastra? Kenapa ia ada di jurusan seni musik tradisional? Aneh! Jangan-jangan menemui pacarnya?
“Hai bagaimana kalau kita ke seberang sana. Aku melihat Siwon sunbae ada di gedung musik tradisional”teriakku ke arah dua temanku yang kini sibuk dengan ponsel mereka.
“Lalu?” tanya Ji Eun.
“Kau tidak tahu dia itu anak sastra jadi apa yang ia lakukan disana? Padahal gedung sastra cukup jauh dari gedung musik tradisional. Lagipula dia itu kekasihnya  Im Yoona gadis terpintar di kelas kita. Kita bisa laporkan ke Yoona apa yang dilakukan Siwon di sana.”
“Baiklah lagipula kita tidak melakukan apapun disini. Kajja” ajak Ji Eun.
“Nae~”
Dengan malas Jessica mencabut kabel charge ponselnya dan berjalan mengambil tasnya.Hyemi dan Ji Eun tertawa kecil karena telah mengganggu salah satu hobi dari Jessica yaitu mencharge ponselnya.

Hyemi POV

Kami bertiga mulai melangkahkan langkah kami menuju gedung musik tradisional. Ini bukan pertama kalinya aku bermain ke gedung ini. Sebelumnya aku kemari untuk mengantarkan salah satu barang yang terjatuh milik Soo Eun eonni. Ia gadis yang baik dan manis. Aku sangat iri padanya karena ia bagaikan seorang puteri yang tinggal di kota seperti ini. Selain itu aku juga punya teman namja yang mudah sekali akrab dengan siapapun. No Min Woo, cukup populer di kampus ini meskipun ia belajar musik tradisional namun ia juga sangat berbakat di musik modern. Ia mempunyai sebuah band yaitu BOYFRIEND. Band mereka sudah diundang disalah satu statiun TV swasta yang sangat populer.
Ahh itu Siwon sunbae! Pekikku yang sontak berjalan cepat dan menghampinya.
“Annyeong sunbae-nim!” sapaku sambil menghi-five  jari-jariku.
“Loh, kalian? Apa yang kalian lakukan disini?” tanya Siwon yang heran melihat kami.
“Hmm, habis bertemu dengan seseorang. Kau sendiri sedang apa? Kau pasti bersama gadis lain?”
“Kau tidak lihat aku hanya sendiri disini. Aku ingin bertemu dengan Jeongmin, ia bilang ingin memberiku sesuatu.”
“Ehemm” Jessica berdehem kita Siwon menyebutkan nama Jeongmin.
Sial! Pasti ia ingin mengerjaiku.  Umpatku dalam hati ketika melihat Jessica dan Ji Eun tertawa kecil seperti sedang meledekku.
“Ah, aku baru ingat kau menyukai Jeongmin kan? Hmm aku sudah mengetahui nama kekasihnya kalau tidak salah Seohyun.”
Omo-ya Siwon sunbae kenapa kau mengatakan itu padaku. Aku tahu kalau dia memang memiliki hubungan special dengan Seohyun tapi tidak seharusnya kau katakan padaku seperti ini. Entah harus wajah yang seperti apa yang harus kupajang antara kesal dan kecewa.
“Hmm aku sudah tahu itu.” ucapku singkat.
“Dasar sunbae pabo, kenapa mengatakan sperti itu dihadapannya” omel Ji Eun.
“Aku kan hanya memberitahunya saja”
“Siwon-ssi” teriak sorang namja yang suaranya mulai mebuat jantungku berdebar lebih cepat dari biasanya.
“Mianhae sunbae, aku rasa kami pulang duluan saja. Sampai jumpa” ucapku cepat seraya menarik kedua lengan chinguku dan berjalan menjauh dari tempat ini.
“Hei~~ hei~ kenapa pergi secepat itu? apa ia gugup dengan Jeongmin? Atau marah padaku?”
Hyahh Hyemi pabbo harusnya kau tak usah menyusul Siwon sunbae tadi. Aku merutuki diriku sendiri kesal. Menyebalkan.

Author POV

Mereka bertiga melangkahkan kaki mereka keluar pintu gerbang. Hari mulai senja. Hyemi, Jessica, dan Ji Eun saling bercanda. Tetapi kali ini bahan candaan mereka adalah namja yang kini berada tepat di depan ketiga gadis yang berjurusan ekonomi. Mereka saling menggoda bergantian sampai akhirnya namja itu hilang yang ada dihadapannya.
“Hei hei tunggu!! Itu itu lihatlah itu Taemin”
“Taemin? Nuguya?” tanya Jessica.
“Lihatlah namja yang sedang duduk di motor vespa matic-nya itu. yang berkemeja coklat muda. Apa kau tidak lihat?”
Jessica melirik ke arah kanan dan kiri namun tak terlihat satu namja pun yang memakai kemeja coklat, langkahnya terhenti sampai akhirnya matanya menangkap sosok namja tampan yang sedang memakai kemeja coklat dan sweater berwarna caramel.
“Hyaa dia tampan eoh?”
“Dia sunbae-ku waktu di SMA. Namanya Lee Taemin. Kau tidak mengingatnya? Dia yang waktu itu bertanding basket melawan universitas kita.”
“Ahh yang itu. jika dilihat-lihat dia tampan juga. Apa benar dia sunbae eoh?
“Nae, dulu kami sering sekali bertengkar”
Hyemi menatap namja yang berkemeja coklat muda itu dengan lekat-lekat seakan tatapan seorang pembunuh. Sayangnya Taemin tidak melihatnya atau memang pura-pura tidak melihatnya Hyemi, Ji Eun, dan Jessica berhenti di ujung jalan menunggu taksi yang lewat.
Hyemi terkejut ketika Taemin memanggil salah satu temannya dan menunjuk persi tepat pada Hyemi.
“Hyaa bagaimana ini dia menunjukku. Omoya apa yang harus aku lakukan?” ucapku pada Ji Eun dan Jessica panik.
“Kau bergurau? Mana mungkin dia menunjukmu?”
“Aishh kau tidak lihat semua mata itu menatap ke arah kita. Jika bukan aku siapa lagi? Disini hanya ada kita bertiga. Hhhh apa yang aku harus lakukan” Hyemi mulai salah tingkah ketika Taemin terus menatapnya dan memanggil temannya yang lain.
Entah apa yang dibicarakan Taemin dengan teman-temannya efeknya membuat Hyemi menjadi salah tingkah antara takut ada dendam di hati namja itu dan memberitahukan kepada teman-temannya bahwa aku yeoja yang membuat hari-harinya buruk atau Taemin berencana melakukan sesuatu.
“Hyaa Hyemi-ah tenanglah sedikit” teriak Jessica.
“Bersikaplah lebih santai” Ji Eun mencoba menenangkanku.
Hyemi terus menghentak-hentakkan kakinya dengan kesal dia benar-benar merasa seperti kelinci yang akan diterkam oleh sekumpulan erigala hutan yang kelaparan. Untung saja sebelum salah satu teman Taemin datang menghampiri merek, taksi sudah berhenti tepat didepan ketiga yeoja yang sedang kelimpungan(?)
“Hahhh kenapa jadi seperti ini?”
Jantung Hyemi kini mulai berdetak kembali normal. Hyemi merasa sial bisa bertemu lagi dengan namja menyebalkan itu. Dalam hatinya sebenarnya ada rasa senang bisa bertemu dengan namja itu tetapi rasa senang itu tertutupi oleh rasa panik yang membuatnya menjadi salah tingkah
“Sebernarnya kau dan Taemin itu mempunyai hubungan seperti apa?” tanya Ji Eun penasaran
“Hanya saling mengenal namun setiap kali bertemu kami selalu bertengkar. Hufttt”
Hyemi menghela nafasnya berat akan semua kejadian hari ini. Ia memejamkan matanya sejenak merileksasikan tubuhnya yang sempat menegang karena kepanikan yang ia rasakan.
Taemin POV

Aku tidak menyangka sudah dua tahun lebih kami tidak bertemu. Terakhir aku bertemu dengan yeoja itu ketika universitasnya mengadakan pertandingan basket antar universitas.
Saat itu aku melihatnya tengah duduk melihat pertandingan timku. Entah kenapa ada rasa ketika ia berteriak saat aku mencoba memasukkan bola ke ring namun gagal.
Dan saat ini rasa senang itu kembali muncul melihat tawanyameskipun ia tidak tertawa denganku, ekspresi wajahnya yang senang membuat senyumku muncul.
“Taemin-ssi gwaenchana?” tanya Bae Suzy padaku.
“Ah ,nde. Suzy-ah apakah kau mengenal yeoja itu? aku rasa dia alumni SMA kita”
“Hmm.. wajahnya memang tak asing, entahlah aku tidak begitu mengenalnya.” Ucap Suzy.
“Taemin! Apa yang kau lakukan disini? Aku senang kau bermain di kampusku.” Sapa seorang teman lamaku Lee Jun Ho.
“Aku juga senang melihatmu. Hmm apa kau mengenal gadis yang menggunakan tas abu-abu itu?” tanya.
Kini mata kami semua menuju pada yeoja itu yang aku yakin membuat dirinya salah tingkah. Aku lupa dengan namanya padahal dulu setiap kami bertemu selalu bertengkar, mungkinkah aku menyukainya padahal kami baru bertemu dua kali setelah aku lulus dari SMA. Aku rasa aku sudah gila sangat gila malah.
Semoga saja aku masih dapat bertemu dengannya. Meskipun kami sudah tidak di satu universitas. Hmmm kenapa aku jadi tertarik padanya ya??
To be continue...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar

 

©KPOP FANFICTION - Powered By Blogger Thanks to Blogger Templates | punta cana dominican republic