Read more: http://infosinta.blogspot.com/2012/04/cara-unik-agar-potingan-di-blog-tidak.html#ixzz24oy9BWTE KPOP FANFICTION: No Title/ Part One/ Romance

Kamis, 02 Mei 2013

No Title/ Part One/ Romance

Diposkan oleh Nanda Chan di 05.31

[Part One]

Title: No Title
Author: Han Hyo Seok (@nandiatiputri)

Genre: Friendship, Romance

Cast:
|  Lee Nanda Im a.k.a Nanda
|  Kang Sohee a.k.a Sohee
|  Oh Hye Na a.k.a Hyena
|  Murni Ayni  a.k.a Murni
|  Lee Shin Woo a.k.a Shinwoo
|  Oh Se Hun a.k.a Sehun
|  Choi Minho a.k.a Minho
|  Kim Jong In a.k.a Kai
|  Elven Shouta a.k.a Elven
|  Kelvin Woo a.k.a Kelvin


SEHUN

Menjadi personil seorang boyband tidaklah mudah terlalu banyak rintangan. Mulai dari dikejar para fangirl, diikuti para sasaeng, waktu tidur berkurang, waktu bersama keluarga juga hampir berkurang, makan tidak teratur, dan masih banyak tantangan yang harus dihadapi belum lagi traniee yang sangat lama. Tetapi, walaupun begitu aku tak akan menyerah meskipun boyband-ku belum terlalu terkenal setidaknya sudah banyak orang mengetahui tentang kami. Dengan sangat berutung manajer EXO meliburkan kami selama tiga hari. Dan aku aku tidak akan menyia-nyiakan waktu tiga hari itu terbuang sia-sia. Dengan segera aku berlibur menghabiskan waktukku di rumah bersama orang tuaku tercinta. Baru saja aku akan membuka pagar seorang namja memanggilku dengan suara khasnya yang sangat nyaring memekakkan telingaku.
“Hyung!?” teriak seorang namja kecil berlari ke arahku.
“Shinwoo!! Apa kabarmu sepertinya kau jadi bertambah gemuk” ledekku.
“Hyaaaa, berani sekali kau bilang aku gemuk. Kau bukannya sedang sibuk. Aku sering melihatmu di televisi. Kau pasti kesini diam-diam” Shinwoo menatapku serius.
“Aniya!! Aku mendapatkan libur tiga hari. Kau ingin pergi kemana?” tanyaku.
“Incheon Airport. Eomma bilang aku mempunyai seorang noona tetapi dia tidak tinggal di Korea dan dia akan berkunjung ke rumahku.” Jawabnya.
“Apakah ia cantik? Jika ia sudah datang, katakan padanya bahwa didaerah ini ada namja tertampan tinggal disebelah rumahnya.” Candaku yang membuat dia menyipitkan matanya.
“Tentu, kata eomma ia cantik. Tetapi aku tak akan menyampaikan pesan itu”
“Shinwoo, kajja kita berangkat” teriak tuan Lee.
“Hyung, aku pergi dulu. Nanti kita main games bersama ya!” Shinwoo berlari melambaikan tangannya adaku.

Namja kecil itu berlari menuju mobil hitam yang baru saja keluar dari pagar biru muda. Hah, semoga saja hari-hariku disini tidak dikacaukan oleh namja cilik itu. Eomma, Appa aku pulang.

Nanda

Hari yang kutunggu-tunggu pun telah tiba. Aku sungguh tak menyangka akhirnya aku bisa bertemu dengan ibuku. Sudah sepuluh tahun aku merindukan sosok wanita ini. Kami berpisah ketika umurku baru beranjak tujuh tahun. Ayah dan ibu bercerai. Aku tinggal bersama ayah.  Ayah menikah lagi dengan seorang perempuan yang sudah memiliki anak laki-laki bernama Elven yang umurnya lima tahun lebih tua dariku. Kalau Ibuku dia menikah dengan orang Korea, ibuku bilang mereka berdua bertemu ketika ibu sedang makan siang di luar dan akhirnya mereka menjadi dekat. ibuku akhirnya ikut dengan laki-laki Korea itu dan menjadi warga negara Korea. Ibu bilang bahwa dia sudah mempunyai anak laki-laki, untung saja aku seorang Kpopers jadi aku sedikit bisa berbahasa korea. Seorang fangirl Kpop pasti mempelajari bahasa Korea. Aku yakin itu.
Hal yang tak pernah ku bayangkan sama sekali aku akan tinggal di Korea selama beberapa hari dengan wanita yang ku sayangi. Ini bagaikan hadiah yang sangat istimewa dari tuhan.
“Kau yakin tak ingin ikut?” ajakku pada Elven untuk memastikan kembali.
“Tidak, lagipula aku tak mungkin meninggalkan semua tugas kuliahku demi berlibur dengan gadis sepertimu.” Ucapnya dnegan mengelus rambutku lembut.
“Sebenarnya aku sangat ingin kau ikut. Kau tahu kan aku sangat mencintaimu” aku mencoba menggodanya.
“Hahaha tanpa kau bilang aku juga tahu bahwa kau menyukaiku.” Elven menjitak pelan kepalaku.
“Baiklah, aku berangkat. Aku titip salam untuk temanmu Indra bilang bahwa aku menyukainya. Sampai jumpa elppa aku akan merindukanmu”
Aku memeluknya hangat lalu berjalan menjauhinya. Aku sangat menyayangi kakakku ini walaupun kita tak punya ikatan darah tetapi kami selalu akrab layaknya kakak-adik. Sebenarnya aku menyukainya sebagai laki-laki bukan sebagai kakak tetapi aku tak ingin merusak hubungan yang telah kita jalani bersama selama bertahun-tahun.
“Nanda!!!” teriak Elven yang membuat langkah kakiku terhenti.
“Ya?” sahutku.
Aku menoleh ke arahnya dan Elven memberikan sebuah isyarat bahwa aku harus menelponnya jika sudah tiba di Korea. Aku yakin dia tahu bahwa aku sedih karena ia tak bisa ikut. Apakah terlihat sekali bahwa aku sedang bersedih? Hmm entahlah setidaknya aku senang bahwa Elven selalu memberikan perhatiannya padaku.


KAI

Aigo, mimpi apa aku semalam? Kenapa aku sial sekali hari ini. Ban mobilku bocor, uang-ku pas-pasan, atm-ku tertinggal, dan sekarang turun hujan. Sehun. Ah, iya lebih baik aku tinggal dirumahnya. Lagipula dia tak akan mungkin menolakku.
“Yeoboseo. Nuguseyo?” sapa seorang yeoja muda.
“Joneun Kai imnida. Apakah Sehun dirumah? Handphone-nya tak aktif saat ku hubungi” ucapku.
“Ah, dia memang ada di rumah baru saja sampai. Mungkin sekarang ia tidur, apakah kau temannya?” tanya yeoja itu.
“Aku teman disatu grup-nya. Apakah bisa dibangunkan? Ada yang ingin ku bicarakan dengannya” jelasku.
“Ka..ka..kau Kai yang satu member di EXO kan? Aku Hyena, Oh Hye Na. Aku adalah kakak perempuan dari Sehun. Aku penggemarmu. Beruntung sekali adikku bisa berteman denganmu. apakah aku boleh meminta nomer handphone-mu? Ah, iya umurku hanya berbeda 4 tahun darimu. Apakah kau ingin mempunyai pacar yang lebih tua?”
“hehe.. jadi bisakah aku berbicara dengan Sehun?”
“oh, tentu asalkan kau memberikan nomor ponselmu?”
Ya, ampun Noona ini benar-benar mempunyai sifat yang sama dengan Sehun. Terlalu banyak bicara. Ya, tuhan berilah ketabahan kepada hambamu ini.
“Noona!! Apakah kau melihat kemeja biru-ku?”
Suara itu? Ah iya itu suara Sehun.
“Noona, bisakah aku berbicaran padanya? Aku mohon setelah selesai aku akan memberikan nomor ponselku” rayuku.
“hmmm baiklah, tapi ingat jangan lama-lama”
“Ne..” ucapku malas.
“Yeoboseo” sahut Sehun.
“Sehun! Kau tau aku hampir saja gila berbicara dengan noona-mu. Dia terlalu banyak bicara. Kau tahu kan bahwa aku tak suka dengan basa-basi. Lalu, kenapa kau mematika ponsel-mu? Hmm sekarang aku sedang ada di Myeondong tepat depan toko Tteobokki 88 bisakah kau menjemputku?”
“mianhae, aku sedang merecharge ponselku jadi ku matikan saja. Tteobokki 88? Hmm ya aku tahu. Lalu kenapa aku harus menjemputmu? Dimana supirmu? Suruh saja iya aku kan bukan supirmu. Kau tak pernah membayarku” jelas Sehun.
“Hyaaaa jangan terlalu banyak bicara. Ban mobilku bocor. Lalu, disini hujan deras. Aku tak ingin para fans-ku mengerumuniku. Selama kita libur biarkan aku menginap dirumahmu. Jebalyyo”
“Hmmmmmmm baiklah tetapi kau harus membayar uang sewa rumahku dan jasa antar yang aku berikan. Setuju??”
“Kau benar-benar ya. Ne, baiklah asalkan kau harus sampai dalam waktu 15 menit” teriakku.

Dengan segera aku mematikan ponselku sebelum ia mengoceh kembali. Dasar anak ini terlalu banyak bicara. Semoga saja para yeoja itu tak berteduh disini. Hari yang benar-benar buruk.


0 komentar on "No Title/ Part One/ Romance"

Poskan Komentar

No Title/ Part One/ Romance


[Part One]

Title: No Title
Author: Han Hyo Seok (@nandiatiputri)

Genre: Friendship, Romance

Cast:
|  Lee Nanda Im a.k.a Nanda
|  Kang Sohee a.k.a Sohee
|  Oh Hye Na a.k.a Hyena
|  Murni Ayni  a.k.a Murni
|  Lee Shin Woo a.k.a Shinwoo
|  Oh Se Hun a.k.a Sehun
|  Choi Minho a.k.a Minho
|  Kim Jong In a.k.a Kai
|  Elven Shouta a.k.a Elven
|  Kelvin Woo a.k.a Kelvin


SEHUN

Menjadi personil seorang boyband tidaklah mudah terlalu banyak rintangan. Mulai dari dikejar para fangirl, diikuti para sasaeng, waktu tidur berkurang, waktu bersama keluarga juga hampir berkurang, makan tidak teratur, dan masih banyak tantangan yang harus dihadapi belum lagi traniee yang sangat lama. Tetapi, walaupun begitu aku tak akan menyerah meskipun boyband-ku belum terlalu terkenal setidaknya sudah banyak orang mengetahui tentang kami. Dengan sangat berutung manajer EXO meliburkan kami selama tiga hari. Dan aku aku tidak akan menyia-nyiakan waktu tiga hari itu terbuang sia-sia. Dengan segera aku berlibur menghabiskan waktukku di rumah bersama orang tuaku tercinta. Baru saja aku akan membuka pagar seorang namja memanggilku dengan suara khasnya yang sangat nyaring memekakkan telingaku.
“Hyung!?” teriak seorang namja kecil berlari ke arahku.
“Shinwoo!! Apa kabarmu sepertinya kau jadi bertambah gemuk” ledekku.
“Hyaaaa, berani sekali kau bilang aku gemuk. Kau bukannya sedang sibuk. Aku sering melihatmu di televisi. Kau pasti kesini diam-diam” Shinwoo menatapku serius.
“Aniya!! Aku mendapatkan libur tiga hari. Kau ingin pergi kemana?” tanyaku.
“Incheon Airport. Eomma bilang aku mempunyai seorang noona tetapi dia tidak tinggal di Korea dan dia akan berkunjung ke rumahku.” Jawabnya.
“Apakah ia cantik? Jika ia sudah datang, katakan padanya bahwa didaerah ini ada namja tertampan tinggal disebelah rumahnya.” Candaku yang membuat dia menyipitkan matanya.
“Tentu, kata eomma ia cantik. Tetapi aku tak akan menyampaikan pesan itu”
“Shinwoo, kajja kita berangkat” teriak tuan Lee.
“Hyung, aku pergi dulu. Nanti kita main games bersama ya!” Shinwoo berlari melambaikan tangannya adaku.

Namja kecil itu berlari menuju mobil hitam yang baru saja keluar dari pagar biru muda. Hah, semoga saja hari-hariku disini tidak dikacaukan oleh namja cilik itu. Eomma, Appa aku pulang.

Nanda

Hari yang kutunggu-tunggu pun telah tiba. Aku sungguh tak menyangka akhirnya aku bisa bertemu dengan ibuku. Sudah sepuluh tahun aku merindukan sosok wanita ini. Kami berpisah ketika umurku baru beranjak tujuh tahun. Ayah dan ibu bercerai. Aku tinggal bersama ayah.  Ayah menikah lagi dengan seorang perempuan yang sudah memiliki anak laki-laki bernama Elven yang umurnya lima tahun lebih tua dariku. Kalau Ibuku dia menikah dengan orang Korea, ibuku bilang mereka berdua bertemu ketika ibu sedang makan siang di luar dan akhirnya mereka menjadi dekat. ibuku akhirnya ikut dengan laki-laki Korea itu dan menjadi warga negara Korea. Ibu bilang bahwa dia sudah mempunyai anak laki-laki, untung saja aku seorang Kpopers jadi aku sedikit bisa berbahasa korea. Seorang fangirl Kpop pasti mempelajari bahasa Korea. Aku yakin itu.
Hal yang tak pernah ku bayangkan sama sekali aku akan tinggal di Korea selama beberapa hari dengan wanita yang ku sayangi. Ini bagaikan hadiah yang sangat istimewa dari tuhan.
“Kau yakin tak ingin ikut?” ajakku pada Elven untuk memastikan kembali.
“Tidak, lagipula aku tak mungkin meninggalkan semua tugas kuliahku demi berlibur dengan gadis sepertimu.” Ucapnya dnegan mengelus rambutku lembut.
“Sebenarnya aku sangat ingin kau ikut. Kau tahu kan aku sangat mencintaimu” aku mencoba menggodanya.
“Hahaha tanpa kau bilang aku juga tahu bahwa kau menyukaiku.” Elven menjitak pelan kepalaku.
“Baiklah, aku berangkat. Aku titip salam untuk temanmu Indra bilang bahwa aku menyukainya. Sampai jumpa elppa aku akan merindukanmu”
Aku memeluknya hangat lalu berjalan menjauhinya. Aku sangat menyayangi kakakku ini walaupun kita tak punya ikatan darah tetapi kami selalu akrab layaknya kakak-adik. Sebenarnya aku menyukainya sebagai laki-laki bukan sebagai kakak tetapi aku tak ingin merusak hubungan yang telah kita jalani bersama selama bertahun-tahun.
“Nanda!!!” teriak Elven yang membuat langkah kakiku terhenti.
“Ya?” sahutku.
Aku menoleh ke arahnya dan Elven memberikan sebuah isyarat bahwa aku harus menelponnya jika sudah tiba di Korea. Aku yakin dia tahu bahwa aku sedih karena ia tak bisa ikut. Apakah terlihat sekali bahwa aku sedang bersedih? Hmm entahlah setidaknya aku senang bahwa Elven selalu memberikan perhatiannya padaku.


KAI

Aigo, mimpi apa aku semalam? Kenapa aku sial sekali hari ini. Ban mobilku bocor, uang-ku pas-pasan, atm-ku tertinggal, dan sekarang turun hujan. Sehun. Ah, iya lebih baik aku tinggal dirumahnya. Lagipula dia tak akan mungkin menolakku.
“Yeoboseo. Nuguseyo?” sapa seorang yeoja muda.
“Joneun Kai imnida. Apakah Sehun dirumah? Handphone-nya tak aktif saat ku hubungi” ucapku.
“Ah, dia memang ada di rumah baru saja sampai. Mungkin sekarang ia tidur, apakah kau temannya?” tanya yeoja itu.
“Aku teman disatu grup-nya. Apakah bisa dibangunkan? Ada yang ingin ku bicarakan dengannya” jelasku.
“Ka..ka..kau Kai yang satu member di EXO kan? Aku Hyena, Oh Hye Na. Aku adalah kakak perempuan dari Sehun. Aku penggemarmu. Beruntung sekali adikku bisa berteman denganmu. apakah aku boleh meminta nomer handphone-mu? Ah, iya umurku hanya berbeda 4 tahun darimu. Apakah kau ingin mempunyai pacar yang lebih tua?”
“hehe.. jadi bisakah aku berbicara dengan Sehun?”
“oh, tentu asalkan kau memberikan nomor ponselmu?”
Ya, ampun Noona ini benar-benar mempunyai sifat yang sama dengan Sehun. Terlalu banyak bicara. Ya, tuhan berilah ketabahan kepada hambamu ini.
“Noona!! Apakah kau melihat kemeja biru-ku?”
Suara itu? Ah iya itu suara Sehun.
“Noona, bisakah aku berbicaran padanya? Aku mohon setelah selesai aku akan memberikan nomor ponselku” rayuku.
“hmmm baiklah, tapi ingat jangan lama-lama”
“Ne..” ucapku malas.
“Yeoboseo” sahut Sehun.
“Sehun! Kau tau aku hampir saja gila berbicara dengan noona-mu. Dia terlalu banyak bicara. Kau tahu kan bahwa aku tak suka dengan basa-basi. Lalu, kenapa kau mematika ponsel-mu? Hmm sekarang aku sedang ada di Myeondong tepat depan toko Tteobokki 88 bisakah kau menjemputku?”
“mianhae, aku sedang merecharge ponselku jadi ku matikan saja. Tteobokki 88? Hmm ya aku tahu. Lalu kenapa aku harus menjemputmu? Dimana supirmu? Suruh saja iya aku kan bukan supirmu. Kau tak pernah membayarku” jelas Sehun.
“Hyaaaa jangan terlalu banyak bicara. Ban mobilku bocor. Lalu, disini hujan deras. Aku tak ingin para fans-ku mengerumuniku. Selama kita libur biarkan aku menginap dirumahmu. Jebalyyo”
“Hmmmmmmm baiklah tetapi kau harus membayar uang sewa rumahku dan jasa antar yang aku berikan. Setuju??”
“Kau benar-benar ya. Ne, baiklah asalkan kau harus sampai dalam waktu 15 menit” teriakku.

Dengan segera aku mematikan ponselku sebelum ia mengoceh kembali. Dasar anak ini terlalu banyak bicara. Semoga saja para yeoja itu tak berteduh disini. Hari yang benar-benar buruk.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar

 

©KPOP FANFICTION - Powered By Blogger Thanks to Blogger Templates | punta cana dominican republic