Read more: http://infosinta.blogspot.com/2012/04/cara-unik-agar-potingan-di-blog-tidak.html#ixzz24oy9BWTE KPOP FANFICTION: FF Romance/Doctor Love/One Shoot

Senin, 22 April 2013

FF Romance/Doctor Love/One Shoot

Diposkan oleh Nanda Chan di 05.33

Title: Doctor Love
Author: Nandiati Putri
Genre: Romance
Lenght: One Shoot
Cast:
²  Han Hyora
²  Cho Kyuhyun
²  Kang Hoshi
Note:
¯  Hakseng: Murid
¯  Uisa: Dokter
¯  Heoga: Permisi
Backsound:
·         Shinee – Stand By Me
·         Super Junior – No Other
·         Kang Ta feat Taeyeon - 7989


Kyunghee Hospital. Tempat dimana aku melakukan magang selama liburan semeter 5. Aku merupakan mahasiswa di Universitas Kedokteran Kyunghee. Cho Kyuhyun itulah namaku.
Saat ini jam tanganku sudah menunjukkan pukul 4 sore. Aku segera berlari menuju Xiao Mart.Toko yang berada dalam rumah sakit ini.
“Hey tunggu!!” teriakku.
“Ahh, mianhaeyo oppa! Tokonya sudah tutup. Kau telat 1 menit 15 detik menurut jam tanganku” ucap yeoja kecil yang melirik jam tangannya.
“Mwo? Oppa katamu? Hey, seharusnya kau lebih sopan dengan memanggilku Uisa Kyu dan lagipula hanya satu menit kan?”
 “ne, oppa tetapi tetap saja kau telat dan lagipula kau disini hanya magang bukan jadi aku tak seharusnya memanggilmu dengan sebutan Uisa”

Omo! Berani sekali ia menantangku.
“kau juga disini hanya magang bukan? Aku tahu kau adalah seorang Hakseng di Hakusan Vocatonal High School”
 “lalu kenapa? Apa kau punya masalah dengan sekolahku?”
Kami berdua pun mulai saling tatap-menatap dengan tatapan yang dingin.

“Heoga!” suara Hoshi.
“Ah,, Uisa Hoshi aku sudah menyiapkan satu kotak nasi untukmu” ucap yeoja kecil itu dengan lembut.
“Haha Gomawo. Lalu, bagaimana dengan Kyuhyun?” Hoshi pun menatapku.
“Huft, apa boleh buat aku akan mengambilkan juga untuknya” ia pun mengeluh dan kembali kedalam toko.
“tta, ini untukmu Uisa Hoshi dan ini untukmu Kyu oppa maaf yang tersisa hanya ini selamat menikmati.”
“gomawo Hyora. Sukurlah Kyu kau bisa mendapatkannya”
Dasar, yeoja kecil itu awas kau!
“Hey, Hoshi kita berdua sama-sama mahasiswa magang tetapi kenapa kau dipanggil dengan sebutan Uisa olehnya. Lalu, kau mendapatkan nasi kotak Deluxe dan aku hanya nasi kotak reguler? Ini tidak adil” keluhku padanya.
“Mungkin saja karena kau terlalu angkuh dan sombong dihadapan Hyora dan itu membuatnya tidak suka padamu. Jika kau igin dia baik padamu, Kau juga harus berbuat baik padanya”
“Hyora? Apakah itu namanya”
“ne kyuhyun-ssi. Han Hyora is Her name.”

Hmmm pagi yang cukup cerah. Kira-kira menu pagi ini ada apa saja ya?
Aku pun melangkahkan kakiku masuk ke dalam toko itu. Hmmm terlalu banyak makanan untuk dijadikan sarapan pagi.
“Yang ini masih hangat!” ucap seorang yeoja yang mengejutkanku.
“Kau?”
“Huahh diluar dugaan ternyata Kyu oppa lamban dalam hal memilih” ledeknya.
“cerewet!!”
“Hmm lagi-lagi aku salah ya!” ucapnya pelan seraya menundukkan kepalanya.
“Hmm gomawo Hyora” ucapku yang membuatnya kembali tersenyum.

Ternyata Hyora tak terlalu buruk seperti yang ku pikirkan. Ia yeoja cilik yang baik dan manis. Hanya saja mungkin karena sikapku terlalu keras padanya membuatnya tidak menyukaiku. Hoshi benar, aku harus berbuat baik padanya.

“Kyuhyun Oppa!!” teriak Hyora yang menghentikan langkah kakiku.
“ini uang sisa kembalian kemarin aku lupa memberikannya padamu. Dan ini pesananmu”
Aku pun membuka bungkus plastik putih itu dan . . .
“Hah yeoja pabbo”
“ada apa?” tanyanya heran.
“aku memesan Sushi bukan Shasimi. Perbedaannya cukup jauh”
“Oh, mianhae oppa mianhae”
“hahaha dasar lain kali kau harus lebih teliti. Dan ini biar aku makan saja tagihannya masukkan saja dalam pembukuan”
“hmm, kyu oppa ternyata kau manis juga jika tertawa”
Sial, yeoja kecil itu kenapa ia mengatakan seperti itu.
“oppa, are you blushed?” tanyanya.
“aniya!!” elakku.
“don’t lie! See this red cheeks”
“aniya! Sudah sana cepat pergi” suruhku.
“nae oppa”
Huft, kenapa aku gugup seperti ini. Babo gat-eun gibon kyuhyun!! Meongcheonghangeoya?

Kenapa toko ini sepi sekali ya??
 “Hyora, aku menyukaimu” tak lama aku mendengar suara yang cukup ku kenal.
“Kalian sedang apa?” tanyaku terkejut ketika melihat mereka berdua.
“mianhae Kyu, aku permisi dulu” Hoshi pun keluar toko.
“Hyora kenapa kau malah bermesraan disitu cepat kerja.”
Apa-apaan mereka seenaknya berduaan didalam. Huft, kenapa aku jadi merasa kesal ya?
“kami tidak bermesraan kok”
“terserah, ini cepat hitung semua tagihanku kemarin”
“semuanya 510 yen. Oppa tunggu!”
“mwo?”
“tadi itu . .”
“itu bukan urusanku, melihatmu hanya membuatku kesal”
“Kyuhyun Oppa, aku benci kau!”

Sejak kejadian itu aku pun tidak pernah ke toko itu lagi. Hari ini tampaknya toko itu terlihat aneh. Aku mencoba mengahampiri dan ternyata benar ada yang tidak beres di toko itu.
“Hyaaaaaaaa Pencuri! Hey lepaskan”
“kau lepaskan barang itu” ucapku tegas.
Brukkkkkk . . .
“Hey, kau berhenti! Sial dia pergi.” Umpatku kesal.
“Kyu Oppa, gwaenchanayo? Oppa, mianhae” ia menitikkan air mata.
“jeon gwaenchanayo, harusnya kau lebih mengkhawatirkan dirimu”
Cupppp~
Aku pun mendaratkan sebuah kecupan dipipi kanannya.
“mianhae”
“oppa, bukannya kau membenciku.”
“aku benci kau ketika kau bersama dengan Hoshi. Kau menyukainya kan?”
 “ne, tapi itu dulu. Sekarang aku menyukaimu sejak kau tersenyum padaku. Hatiku berdebar. Ini pertama kalinya aku merasakan hal itu” ucapnya malu.           
 “hahaha senangnya. Mulai saat ini aku akan membuat lebih berdebar dengan senyum evilku hahaha” aku pun memeluknya gemas melihat wajah polosnya itu.
 “Uisa Kyu Dangsin-eul Saranghaeyo”
“seodayo Hyora” terakku senang.
END

1 komentar on "FF Romance/Doctor Love/One Shoot"

ariana westlake on 30 September 2015 05.52 mengatakan...

Jujur aku nggak ngerti cerita nya

Poskan Komentar

FF Romance/Doctor Love/One Shoot


Title: Doctor Love
Author: Nandiati Putri
Genre: Romance
Lenght: One Shoot
Cast:
²  Han Hyora
²  Cho Kyuhyun
²  Kang Hoshi
Note:
¯  Hakseng: Murid
¯  Uisa: Dokter
¯  Heoga: Permisi
Backsound:
·         Shinee – Stand By Me
·         Super Junior – No Other
·         Kang Ta feat Taeyeon - 7989


Kyunghee Hospital. Tempat dimana aku melakukan magang selama liburan semeter 5. Aku merupakan mahasiswa di Universitas Kedokteran Kyunghee. Cho Kyuhyun itulah namaku.
Saat ini jam tanganku sudah menunjukkan pukul 4 sore. Aku segera berlari menuju Xiao Mart.Toko yang berada dalam rumah sakit ini.
“Hey tunggu!!” teriakku.
“Ahh, mianhaeyo oppa! Tokonya sudah tutup. Kau telat 1 menit 15 detik menurut jam tanganku” ucap yeoja kecil yang melirik jam tangannya.
“Mwo? Oppa katamu? Hey, seharusnya kau lebih sopan dengan memanggilku Uisa Kyu dan lagipula hanya satu menit kan?”
 “ne, oppa tetapi tetap saja kau telat dan lagipula kau disini hanya magang bukan jadi aku tak seharusnya memanggilmu dengan sebutan Uisa”

Omo! Berani sekali ia menantangku.
“kau juga disini hanya magang bukan? Aku tahu kau adalah seorang Hakseng di Hakusan Vocatonal High School”
 “lalu kenapa? Apa kau punya masalah dengan sekolahku?”
Kami berdua pun mulai saling tatap-menatap dengan tatapan yang dingin.

“Heoga!” suara Hoshi.
“Ah,, Uisa Hoshi aku sudah menyiapkan satu kotak nasi untukmu” ucap yeoja kecil itu dengan lembut.
“Haha Gomawo. Lalu, bagaimana dengan Kyuhyun?” Hoshi pun menatapku.
“Huft, apa boleh buat aku akan mengambilkan juga untuknya” ia pun mengeluh dan kembali kedalam toko.
“tta, ini untukmu Uisa Hoshi dan ini untukmu Kyu oppa maaf yang tersisa hanya ini selamat menikmati.”
“gomawo Hyora. Sukurlah Kyu kau bisa mendapatkannya”
Dasar, yeoja kecil itu awas kau!
“Hey, Hoshi kita berdua sama-sama mahasiswa magang tetapi kenapa kau dipanggil dengan sebutan Uisa olehnya. Lalu, kau mendapatkan nasi kotak Deluxe dan aku hanya nasi kotak reguler? Ini tidak adil” keluhku padanya.
“Mungkin saja karena kau terlalu angkuh dan sombong dihadapan Hyora dan itu membuatnya tidak suka padamu. Jika kau igin dia baik padamu, Kau juga harus berbuat baik padanya”
“Hyora? Apakah itu namanya”
“ne kyuhyun-ssi. Han Hyora is Her name.”

Hmmm pagi yang cukup cerah. Kira-kira menu pagi ini ada apa saja ya?
Aku pun melangkahkan kakiku masuk ke dalam toko itu. Hmmm terlalu banyak makanan untuk dijadikan sarapan pagi.
“Yang ini masih hangat!” ucap seorang yeoja yang mengejutkanku.
“Kau?”
“Huahh diluar dugaan ternyata Kyu oppa lamban dalam hal memilih” ledeknya.
“cerewet!!”
“Hmm lagi-lagi aku salah ya!” ucapnya pelan seraya menundukkan kepalanya.
“Hmm gomawo Hyora” ucapku yang membuatnya kembali tersenyum.

Ternyata Hyora tak terlalu buruk seperti yang ku pikirkan. Ia yeoja cilik yang baik dan manis. Hanya saja mungkin karena sikapku terlalu keras padanya membuatnya tidak menyukaiku. Hoshi benar, aku harus berbuat baik padanya.

“Kyuhyun Oppa!!” teriak Hyora yang menghentikan langkah kakiku.
“ini uang sisa kembalian kemarin aku lupa memberikannya padamu. Dan ini pesananmu”
Aku pun membuka bungkus plastik putih itu dan . . .
“Hah yeoja pabbo”
“ada apa?” tanyanya heran.
“aku memesan Sushi bukan Shasimi. Perbedaannya cukup jauh”
“Oh, mianhae oppa mianhae”
“hahaha dasar lain kali kau harus lebih teliti. Dan ini biar aku makan saja tagihannya masukkan saja dalam pembukuan”
“hmm, kyu oppa ternyata kau manis juga jika tertawa”
Sial, yeoja kecil itu kenapa ia mengatakan seperti itu.
“oppa, are you blushed?” tanyanya.
“aniya!!” elakku.
“don’t lie! See this red cheeks”
“aniya! Sudah sana cepat pergi” suruhku.
“nae oppa”
Huft, kenapa aku gugup seperti ini. Babo gat-eun gibon kyuhyun!! Meongcheonghangeoya?

Kenapa toko ini sepi sekali ya??
 “Hyora, aku menyukaimu” tak lama aku mendengar suara yang cukup ku kenal.
“Kalian sedang apa?” tanyaku terkejut ketika melihat mereka berdua.
“mianhae Kyu, aku permisi dulu” Hoshi pun keluar toko.
“Hyora kenapa kau malah bermesraan disitu cepat kerja.”
Apa-apaan mereka seenaknya berduaan didalam. Huft, kenapa aku jadi merasa kesal ya?
“kami tidak bermesraan kok”
“terserah, ini cepat hitung semua tagihanku kemarin”
“semuanya 510 yen. Oppa tunggu!”
“mwo?”
“tadi itu . .”
“itu bukan urusanku, melihatmu hanya membuatku kesal”
“Kyuhyun Oppa, aku benci kau!”

Sejak kejadian itu aku pun tidak pernah ke toko itu lagi. Hari ini tampaknya toko itu terlihat aneh. Aku mencoba mengahampiri dan ternyata benar ada yang tidak beres di toko itu.
“Hyaaaaaaaa Pencuri! Hey lepaskan”
“kau lepaskan barang itu” ucapku tegas.
Brukkkkkk . . .
“Hey, kau berhenti! Sial dia pergi.” Umpatku kesal.
“Kyu Oppa, gwaenchanayo? Oppa, mianhae” ia menitikkan air mata.
“jeon gwaenchanayo, harusnya kau lebih mengkhawatirkan dirimu”
Cupppp~
Aku pun mendaratkan sebuah kecupan dipipi kanannya.
“mianhae”
“oppa, bukannya kau membenciku.”
“aku benci kau ketika kau bersama dengan Hoshi. Kau menyukainya kan?”
 “ne, tapi itu dulu. Sekarang aku menyukaimu sejak kau tersenyum padaku. Hatiku berdebar. Ini pertama kalinya aku merasakan hal itu” ucapnya malu.           
 “hahaha senangnya. Mulai saat ini aku akan membuat lebih berdebar dengan senyum evilku hahaha” aku pun memeluknya gemas melihat wajah polosnya itu.
 “Uisa Kyu Dangsin-eul Saranghaeyo”
“seodayo Hyora” terakku senang.
END

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

ariana westlake mengatakan...

Jujur aku nggak ngerti cerita nya

Poskan Komentar

 

©KPOP FANFICTION - Powered By Blogger Thanks to Blogger Templates | punta cana dominican republic