Read more: http://infosinta.blogspot.com/2012/04/cara-unik-agar-potingan-di-blog-tidak.html#ixzz24oy9BWTE KPOP FANFICTION: FF Romance/Cake Shop Lover/Romance/Two Shoot/Part One

Rabu, 26 Desember 2012

FF Romance/Cake Shop Lover/Romance/Two Shoot/Part One

Diposkan oleh Nanda Chan di 02.24

[Part 1]

Title:  Cake Shop Lover
Author: Han Hyo Seok (~Kim Nana~)
Twitter: @nandiatiputri
Genre: Romance
Lenght: Two Shoot
Cast:
·         Han Ji Sun
·         Lee Hyuk Jae
·         Shin Hye Sung
·         Choi Hyora
·         Choi Siwon
·         Other Cast

Note: fanfiction ini tidak sama diseperti kehidupan nyata. Jadi, umur, kebiasaan, sifat tak berpengaruh terhadap toko aslinya. Ini hanyalah fiktif. No Copas J

Happy Reading <3

Author Pov
i wanna hold your hand
i wanna kiss your lips
I wanna falling love with you
Must be beautiful lovely day

Alunan lagu terdengar ketika seorang namja yang menggerutu masuk ke dalam Cake Shop.
“Hah,, aku berharap untuk terakhir kalinya toko ini menjual cupcake kacang” namja itu menghela napas dan berjelan menuju ke arah kasir.
“annyeong haseyo. Ada yang bisa kubantu” sapa seorang yeoja yang menjaga mesin kasir.
“annyeong, aku mencari cupcake kacang? Apakah kau menjualnya? Sudah 5 toko kue tapi aku belum ada yang menjual cupcake itu Hufttt . .” namja itu mulai mengoceh tanpa henti.
“tentu, kami menjualnya” ucap yeoja yang menyapa dengan lembut.
“jinjjayo?” balasnya tak percaya.
“ne. Kami menjualnya.”
“aku beli 5 cupcake kacang dan itu apa? Sepertinya enak” tunjuk namja itu.
“ah, ini Smooty Choco Cake. Semuanya berbahan dari coklat. Ini resep buatanku sendiri. Karena kau pembeli pertama kue ini akan ku beri gratis”
“wahh gomawo. Naneun Siwon imnida. Bangapta” namja memberikan sebuah jabatan tangan.
“Jisun imnida. Nado bangapta” yeoja itu pun membalas dengan mengulurkan tanganya.

Tinnnnn Tinnnnn . . .

“uangnya kutaruh disini ya! Gomawo bye” Namja itu berlari meninggalkan toko kue itu ketika mendengar klakson mkobil.

“kenapa kau lama sekali?” seorang namja menggerutu kesal pada Siwon.
“mianhae, sudah jangan menggerutu terus. Lagipula aku sudah mendapatkannya. Ayo berangkat”
“hmmm baiklah”        

ooOoOoo

Jisun POV

Pagi yang cerah ku mulai hariku dengan membuat resep baruku. Aku berharap kue buatan ku ini akan membawa keberuntungan pada toko kueku.
Pukul 09.00 pagi ku buka tokoku dengan alunan musik boyband kesukaanku. Lovely Day lagu yang menjadi awal pembukaan toko. Tak lama ada seorang namja tampan berkemeja biru menggerutu masuk ke dalam toko.
“annyeong haseyo. Ada yang bisa kubantu” sapaku.
“annyeong, aku mencari cupcake kacang? Apakah kau menjualnya? Sudah 5 toko kue tapi aku belum ada yang menjual cupcake itu Hufttt . .” namja itu mulai mengoceh tanpa henti.
“tentu, kami menjualnya” ucapku lembut.
“jinjjayo?” balasnya tak percaya.
“ne. Kami menjualnya.”
“aku beli 5 cupcake kacang dan itu apa? Sepertinya enak” tunjuk namja itu.
“ah, ini Smooty Choco Cake. Semuanya berbahan dari coklat. Ini resep buatanku sendiri. Karena kau pembeli pertama kue ini akan ku beri gratis”

Aigo, apakah ini mimpi kue pertamaku dibeli oleh namja tampan sepertinya. Hari ini memang keberuntunganku.
“wahh gomawo. Naneun Siwon imnida. Bangapta” namja mengulurkan telapak tangannya.
“Jisun imnida. Nado bangapta”aku pun membalas uluran tanganny.

Tak lama bunyi klakson mobil merah mengacaukan perkenalanku dengan namja tampan ini, mm maksudku Siwon. Akhirnya Siwon pun meninggalkan toko kue dan melambaikan tangannya. Aku berharap bisa bertemu lagi dengannya. Kurasa ia namja yang baik dan juga tampan. Hmmm baiklah kembali bekerja Jisun!

ooOoOoo

Hyukjae POV

Awal hari yang bueruk. Pagi hariku sudah dikaaukan dengan deringan telepon dari eonniku. Ia menyuruhku menemani naepyonnya membeli cupcake kesukaannya. Tapi, ini masih pagi. Apa ia tidak punya jam dirumah.

Dengan segera aku memanaskan mobilku dan menghubungi Siwon bahwa aku akan menjemputnya. Akhir-akhir ini aku selalu menjemput Siwon, mobilnya masuk rumah sakit maksudku bengkel. Siwon sering kali membuatku iri, ia tampan, kaya, dan yang jelas dia sungguh perfect pantas saja eonniku tergila-gila padanya.

Baiklah pagi ini akan menjadi pagi tersibuk bersama Siwon  mencari cupcake kacang. Sudah lima toko kami kunjungi tapi tidak ada satu pun cupcake kacang yang sudah matang. Memang ini terlalu pagi untuk membeli cupcake. Eonniku benar-benar sugguh gila, kita berdua harus mencari kemana lagi.
“ini sungguh gila. Sudah 5 toko yang kitakunjungi tapi tidak ada satupun cupcake kacang yang sudah siap dihidangkan” eluhku.
“haha sabarlah. Mungkin toko itu sudah menyiapkan yang kita cari.”
“Toko Kue! Ayo kita kesana”
Hah iya di ujung jalan itu Cake Shop yang sepertinya juga baru buka. Aku dan Siwon segera mengunjungi toko kue itu. Siwon menyuruhku untuk menunggu di mobil saja. Lagipula siapa yang ingin ke dalam toko kue itu. Hmmm hampir 10 menit aku menunggunya. Cukup lama bukan. Aku membunyikan klakson mobilku dan menunjukkan jam tanganku padanya.
Siwon pun berjalan menuju ke arahku dan melambaikan tangan pada yeoja yang berada dalam toko itu. Pagi yang membosankan.
“kenapa kau lama sekali?” aku menggerutu kesal pada Siwon.
“mianhae, sudah jangan menggerutu terus. Lagipula aku sudah mendapatkannya. Ayo berangkat”
“hmmm baiklah”        

ooOoOoo

Keesokkan Harinya.

Author Pov

Urideurui classic Love
Gyesok deutneun classic music
Cheoreom sigani jinado
Byeonhami eomneungeol

Seperti biasa toko kue itu selalu diiringi dengan musik. Han Jisun pemilik toko kue itu memanglah seorang kpopers jadi tak aneh jika pelanggannya sudah terbiasa mendengar lagu KPOP di tokonya.

“lagu ini ...” seorang namja masuk dan berhenti mendengarkan musik yang mengalun ditelinganya.
“Classic”
“yeahh! Aku suka lagu ini”
“aku juga”
“cupcake kacang  lagi Siwon-ah?”
“tentu tapi kali ini aku butuh 10 cupcake” Siwon duduk disalah satu kursi yang tersedia ditoko itu.
“tta” Jisun menghampiri dan memberi bungkusan kue padanya.
“gomawo. Jadi, ini toko milikmu? Dimana para pegawai lainnya?” ucap Siwon.
“aku hanya berdua dengan sahabatku disini. Toko ini milik ayahku, kami memiliki 2 toko satu lagi orang tuaku mengelola tetapi bukan di kota ini.” Jelas Jisun.
“hmmm dimana sahabatmu itu?” tanya Siwon yang melihat kesekelilingnya.
“dia sedang membeli bahan-bahan kue untuk besok. Boleh ku tahu apakah kau bekerja?”
“yups, aku bekerja di suatu perusahaan yang tak jauh dari toko kuemu. Berapa umurmu?”
“Ahh, aku 22. Dan kau?
“aku 26, ternyata aku tua sekali ya! Hahaha”
“hahaha tidak juga. Jadi, boleh aku memanggilmu oppa?”
“tentu. Tak masalah”

Jisun pun dan Siwon berbincang. Jisun merasa nyaman ketika berbicara dengan Siwon padahal mereka baru saling kenal. Tetapi, entah kenapa Jisun merasakan debaran yang aneh didalam hatinya ketika bersama Siwon.

ooOoOoo

Hyukjae Pov

Hajimothan mari neomu manhayo
Hanbodo dangsineun geotji mottejiman
Naeppeboyeoji nugguga anunal
Saranghan geuron sarangeun hajimayo

Toko kue ini kenapa seperti cafe menyetel alunan musik KPOP seperti ini. Toko yang cukup aneh.
“permisi, ada orang kah?” teriakku seraya melihat sekeliling toko kue ini.
“ne, tunggu sebentar. Ada yang bisa kubantu?” seorang yeoja yang memakai celemek keluar dari arah dapur dengan wajah yang berlumuran coklat.
“kau?”
“ya?”
“ah, itu belahan dadamu terlihat olehku” tunjukku kearahnya.
“Hey! Dasar namja yadong. Mau apa kau?” ia mengumpat kesal kearahku.
Wajahnya manis dan perubahan mimik mukanya lucu. Haha body-nya juga lumayan bagus.
“Eitss, bisakah kau melayani tamu dengan baik. Aku ingin membeli Cupcake kacang”
“mianhae, tetapi kue ini sudah dipesan oleh seseorang”
“siapa?”
“kau tak akan tahu”
“apakah Siwonn? Jika iya. Berikan cupcake itu padaku, Siwon menyuruhku untuk mengambil pesananannya” jelasku.
“kau mengenalnya?” tanya yeoja itu tak percaya.
“tentu. Karena ia temanku. Kenapa kau menyukainya?” tanyaku.
“eh.. um  itu itu bukan urusanmu. Ini ambillah”
“kau tak bisa memilikinya. Ambil saja kembaliannya. Thanks”
“Hyaaa bukan urusanmu” ia pun berteriak.

Yeoja yang menarik.

ooOoOoo

Author Pov

Hari ini alunan musik Kop pun tak terdengar di toko kue itu. Closed. Tanda yang terpampang didepan pintu. Hari ini Jisun meliburkan dirinya karena hari ada jadwal kuliah yang harus ia ikuti. Dengan lari yang tergesa-gesa ia sampai tak melihat mobil yang melaju ke arahnya.

Chittttttttttttttttt. . .

Decitan mobil itu membuat para pejalan kaki menengok ke arah asal sumber bunyi tersebut.
“Kau!! Bisakah kau lebih berhati-hati” seorang namja berteriak dari kaca mobil.
“mianhae, aku sedang terburu-buru” Jisun menundukkan kepalanya.
“hah? Kau lagi! Yeoja Kasar” Eunhyuk membelalakkan matanya terkejut.
“Hah? Namja yadong. Kau sengaja ya ingin menabrakku” umpat Jisun kesal.
“Eomeo, siapa juga yang ingin menabrak yeoja pabboya sepertimu. Aku bukanlah namja yadong. Aku punya nama Lee Hyuk Jae”
“masa bodoh dengan namamu. Lagipula aku juga punya nama Han Jisun yeoja yang manis dan baik hati”
“aku tak perduli. Cepat menyingkir dari hadapanku.” Suruh Hyukjae.
“baik-baik. weekss” Jisun pun berlari kembali menuju arah statiun.

[Statiun Subway]
“Hampir saja aku telat. Jika tida aku akan tertinggal huhh huhh”
“Minumlah!”
“oppa? Kita bertemu kembali, bukankah waktu itu kau menggunakan mobil” tanya Jisun yang terkejut melihat Siwon dihadapannya.
“hmm itu mobil temanku. Mobilku masih di bengkel jadi, akhir-akhir ini aku harus bangun pagi dan berebut masuk subway ini.”
“hahaha kau bisa saja oppa. Oh, ya kemarin ada seorang namja ke toko ku mengambil pesananmu. Apakah dia temanmu?”
“iya! Dia tampan bukan?”
“tapi yadong.”
“mwooo? Hahahaha apa yang dia lakukan terhadapmu?” Siwon mengelus kepala  Jisun.
“eh hmmm tidak” Jisun menundukkan kepalanya menuutupi pipinya yang merona merah.
‘oppa kau begitu baik. Aku menyukaimu’ ucap Jisup dalam hati.

ooOoOoo

Jisun Pov

Sudah dua hari aku membolos pelajaran. Apakah aku akan dimarahi oleh Junhee Songsaenim ya? Semoga saja tidak.
“annyeong, hari ini aku tak bisa mengajar cukup lama. Hari ini aku harus pergi ke dokter mengecek kehamilanku”seorang yeoja cantik memakai dress hijau muda masuk dalam kelas kali ini.
“siapa dia?” bisikku pada Hyesung.
“dia dosen pengganti Junhee songsaenim. Dua hari yang lalu Junhee songsaenim mendapat kabar orang tuanya meninggal jadi ia harus ke kampung halamannya selama 1 minggu. Dan diganti oleh Hyora Songsaenim, ia masih muda dan cantik. Sepertinya ia hamil muda. Suaminya juga tampan.” Jelas Hyesung.
“huahh sepertinya aku tertinggal berita. Apakah ia dosen yang baik?”
“tentu, cara mengajarnya juga menarik. Hai, di menuju kemari”
“annyeong sepertinya aku baru melihatmu” sapanya.
“ah, annyeong johaneun Jisun imnida. Maaf, aku baru masuk di kelasmu kemarin aku terlalu sibuk dengan kerjaanku”
“gwaenchana. Panggil saja aku Hyora. Semoga kau nyaman selama aku disini”
“hehe tentu songsaenim”
“mianhae Hyora-ssi aku . . . maksudku songsaenim Hyora mian aku telat” ucapan Hyukjae terhenti ketika Hyora menatapnya tajam.
“Hyukjae? Sejak kapan namja yadong itu ada di universitas ini?” tanyaku pada Hyesung.
“sejak 2 hari yang lalu”
“hey, yeoja pabboya sejak kapan kau ada dikelas ini? Ternyata kau berkuliah disini juga”
“mmmm” aku hanya berdehem menanggapi kalimat yang dilontarkan oleh namja yadong itu.

ooOoOoo

Author Pov

Akhirnya jam pelajaran Hyora songsaenim pun selesai. Dengan segera kau menarik lengan Hyesung menuju kantin.
“hey kau tahu. Ada seorang namja bernama Siwon ia sungguh tampan dan baik hati. Dan ia suka membeli cupcake kacang di toko ku”
“tapi, selama aku berjaga toko tak ada namja yang membeli cupcake kacang”
“jelas saja. Saat kau jaga toko ia sedang bekerja. Ia biasanya datang dipagi hari.”
“apa kau menyukainya?”
“tentu saja”
“tapi, itu tidak boleh” seorang namja duduk disebelah Hyesung.
“mwo?? Waeyo?” tanya Jisun.
“karena, ia . . mm lupakan” Hyukjae menyeruput orange juice milik Jisun.
“hey, itu milikku”
“sudahlah, bisakah kalian berteman” Hyesung mencoba menjadi penengah diantara temannya itu.

Kali ini Jisun harus mengalah. Ia tak ingin membuat keributan di kantin. Sementara Hyukjae masih saja menyeruput orange juice milik Jisun.
“apakah nanti kau akan membuka toko? Aku ingin membeli cheese cake” Hyukjae pun membuka kembali pembicaraan.
“untuk siapa?” tanya Jisun ingin tahu.
“Hyora-ssi”
“kau menyukainya?” tanya Jisun tak percaya.
“ne sangat menyukainya. Aku tak ingin membuatnya membenciku. Aku menyayanginya” jelas Hyukjae yang mengambil snack milik Hyesung.
“bukankah ia sudah menikah?” tanya Hyesung seraya mengambil kembali snack miliknya.
“memang”
‘hmmm cinta bertepuk sebelah tangan ya!’ pikir Jisun.
“nanti bisakah kau menjaga toko bersamaku? Kurasa nanti banyak pengunjung yang datang.” ajakku pada Hyesung.
“baiklah tak masalah lagipula kita tak ada tugas bukan” Hyesung pun menyetujui ajakan Jisun.
“Hyesung, kau bekerjadi toko itu?” tanya Hyukjae tak percaya.
“tentu, sudah 3 tahun kami mengelola toko itu bersama. Aku kan bersahabat dari kecil dengan Jisun.”
“baiklah, kalian berdua pulang bersamaku saja. Lagipula aku juga akan membeli Cheese cake” ajak Hyukjae.
“kau tak akan meyadongiku kan?” tanya Jisun mengancam.
“jelas tidak. Aku bukan namja yadong seperti yang kau kira.” Hyukjae pun menjitak kepala Jisun pelan.

Akhirnya Jisun dan Hyukjae sudah mulai sedikit akrab dengan bantuan Hyesung menjadi penengah jika mereka bertengkar. Dengan berbaik hati Hyukjae memberikan tumpangan pada Hyesung dan Jisun.

Hyukjae memang bukanlah namja yadong yang seperti Jisun bayangkan. Tetapi, walaupun begitu Jisun tetap berjaga-jaga saat bersama Hyukjae. Ia tak ingin hal yang tak diinginkan terjadi padanya.
Hyukjae mulai menyadari bahwa Jisun tak sekasar yang ia duga. Mungkin Jisun bersikap kasar karena ia sempat bersikap kurang ajar ketika di toko. Lagipula, Hyukjae juga tak suka dengan sebuah pertengkaran. Ia ta menyukai sebuah konflik apalagi dengan wanita. Makanya ia selalu menuruti semua yang dikatakan eonninya walaupun ia terus menggerutu kesal.

ooOoOoo                                                                               
To Be Continue . . .

1 komentar on "FF Romance/Cake Shop Lover/Romance/Two Shoot/Part One"

anna fitria on 31 Agustus 2015 02.57 mengatakan...

nice story.... keep writing ya thor... n jgn bosen2 dgn cast eunhyuksi... :)... next part kapan di publish?

Poskan Komentar

FF Romance/Cake Shop Lover/Romance/Two Shoot/Part One


[Part 1]

Title:  Cake Shop Lover
Author: Han Hyo Seok (~Kim Nana~)
Twitter: @nandiatiputri
Genre: Romance
Lenght: Two Shoot
Cast:
·         Han Ji Sun
·         Lee Hyuk Jae
·         Shin Hye Sung
·         Choi Hyora
·         Choi Siwon
·         Other Cast

Note: fanfiction ini tidak sama diseperti kehidupan nyata. Jadi, umur, kebiasaan, sifat tak berpengaruh terhadap toko aslinya. Ini hanyalah fiktif. No Copas J

Happy Reading <3

Author Pov
i wanna hold your hand
i wanna kiss your lips
I wanna falling love with you
Must be beautiful lovely day

Alunan lagu terdengar ketika seorang namja yang menggerutu masuk ke dalam Cake Shop.
“Hah,, aku berharap untuk terakhir kalinya toko ini menjual cupcake kacang” namja itu menghela napas dan berjelan menuju ke arah kasir.
“annyeong haseyo. Ada yang bisa kubantu” sapa seorang yeoja yang menjaga mesin kasir.
“annyeong, aku mencari cupcake kacang? Apakah kau menjualnya? Sudah 5 toko kue tapi aku belum ada yang menjual cupcake itu Hufttt . .” namja itu mulai mengoceh tanpa henti.
“tentu, kami menjualnya” ucap yeoja yang menyapa dengan lembut.
“jinjjayo?” balasnya tak percaya.
“ne. Kami menjualnya.”
“aku beli 5 cupcake kacang dan itu apa? Sepertinya enak” tunjuk namja itu.
“ah, ini Smooty Choco Cake. Semuanya berbahan dari coklat. Ini resep buatanku sendiri. Karena kau pembeli pertama kue ini akan ku beri gratis”
“wahh gomawo. Naneun Siwon imnida. Bangapta” namja memberikan sebuah jabatan tangan.
“Jisun imnida. Nado bangapta” yeoja itu pun membalas dengan mengulurkan tanganya.

Tinnnnn Tinnnnn . . .

“uangnya kutaruh disini ya! Gomawo bye” Namja itu berlari meninggalkan toko kue itu ketika mendengar klakson mkobil.

“kenapa kau lama sekali?” seorang namja menggerutu kesal pada Siwon.
“mianhae, sudah jangan menggerutu terus. Lagipula aku sudah mendapatkannya. Ayo berangkat”
“hmmm baiklah”        

ooOoOoo

Jisun POV

Pagi yang cerah ku mulai hariku dengan membuat resep baruku. Aku berharap kue buatan ku ini akan membawa keberuntungan pada toko kueku.
Pukul 09.00 pagi ku buka tokoku dengan alunan musik boyband kesukaanku. Lovely Day lagu yang menjadi awal pembukaan toko. Tak lama ada seorang namja tampan berkemeja biru menggerutu masuk ke dalam toko.
“annyeong haseyo. Ada yang bisa kubantu” sapaku.
“annyeong, aku mencari cupcake kacang? Apakah kau menjualnya? Sudah 5 toko kue tapi aku belum ada yang menjual cupcake itu Hufttt . .” namja itu mulai mengoceh tanpa henti.
“tentu, kami menjualnya” ucapku lembut.
“jinjjayo?” balasnya tak percaya.
“ne. Kami menjualnya.”
“aku beli 5 cupcake kacang dan itu apa? Sepertinya enak” tunjuk namja itu.
“ah, ini Smooty Choco Cake. Semuanya berbahan dari coklat. Ini resep buatanku sendiri. Karena kau pembeli pertama kue ini akan ku beri gratis”

Aigo, apakah ini mimpi kue pertamaku dibeli oleh namja tampan sepertinya. Hari ini memang keberuntunganku.
“wahh gomawo. Naneun Siwon imnida. Bangapta” namja mengulurkan telapak tangannya.
“Jisun imnida. Nado bangapta”aku pun membalas uluran tanganny.

Tak lama bunyi klakson mobil merah mengacaukan perkenalanku dengan namja tampan ini, mm maksudku Siwon. Akhirnya Siwon pun meninggalkan toko kue dan melambaikan tangannya. Aku berharap bisa bertemu lagi dengannya. Kurasa ia namja yang baik dan juga tampan. Hmmm baiklah kembali bekerja Jisun!

ooOoOoo

Hyukjae POV

Awal hari yang bueruk. Pagi hariku sudah dikaaukan dengan deringan telepon dari eonniku. Ia menyuruhku menemani naepyonnya membeli cupcake kesukaannya. Tapi, ini masih pagi. Apa ia tidak punya jam dirumah.

Dengan segera aku memanaskan mobilku dan menghubungi Siwon bahwa aku akan menjemputnya. Akhir-akhir ini aku selalu menjemput Siwon, mobilnya masuk rumah sakit maksudku bengkel. Siwon sering kali membuatku iri, ia tampan, kaya, dan yang jelas dia sungguh perfect pantas saja eonniku tergila-gila padanya.

Baiklah pagi ini akan menjadi pagi tersibuk bersama Siwon  mencari cupcake kacang. Sudah lima toko kami kunjungi tapi tidak ada satu pun cupcake kacang yang sudah matang. Memang ini terlalu pagi untuk membeli cupcake. Eonniku benar-benar sugguh gila, kita berdua harus mencari kemana lagi.
“ini sungguh gila. Sudah 5 toko yang kitakunjungi tapi tidak ada satupun cupcake kacang yang sudah siap dihidangkan” eluhku.
“haha sabarlah. Mungkin toko itu sudah menyiapkan yang kita cari.”
“Toko Kue! Ayo kita kesana”
Hah iya di ujung jalan itu Cake Shop yang sepertinya juga baru buka. Aku dan Siwon segera mengunjungi toko kue itu. Siwon menyuruhku untuk menunggu di mobil saja. Lagipula siapa yang ingin ke dalam toko kue itu. Hmmm hampir 10 menit aku menunggunya. Cukup lama bukan. Aku membunyikan klakson mobilku dan menunjukkan jam tanganku padanya.
Siwon pun berjalan menuju ke arahku dan melambaikan tangan pada yeoja yang berada dalam toko itu. Pagi yang membosankan.
“kenapa kau lama sekali?” aku menggerutu kesal pada Siwon.
“mianhae, sudah jangan menggerutu terus. Lagipula aku sudah mendapatkannya. Ayo berangkat”
“hmmm baiklah”        

ooOoOoo

Keesokkan Harinya.

Author Pov

Urideurui classic Love
Gyesok deutneun classic music
Cheoreom sigani jinado
Byeonhami eomneungeol

Seperti biasa toko kue itu selalu diiringi dengan musik. Han Jisun pemilik toko kue itu memanglah seorang kpopers jadi tak aneh jika pelanggannya sudah terbiasa mendengar lagu KPOP di tokonya.

“lagu ini ...” seorang namja masuk dan berhenti mendengarkan musik yang mengalun ditelinganya.
“Classic”
“yeahh! Aku suka lagu ini”
“aku juga”
“cupcake kacang  lagi Siwon-ah?”
“tentu tapi kali ini aku butuh 10 cupcake” Siwon duduk disalah satu kursi yang tersedia ditoko itu.
“tta” Jisun menghampiri dan memberi bungkusan kue padanya.
“gomawo. Jadi, ini toko milikmu? Dimana para pegawai lainnya?” ucap Siwon.
“aku hanya berdua dengan sahabatku disini. Toko ini milik ayahku, kami memiliki 2 toko satu lagi orang tuaku mengelola tetapi bukan di kota ini.” Jelas Jisun.
“hmmm dimana sahabatmu itu?” tanya Siwon yang melihat kesekelilingnya.
“dia sedang membeli bahan-bahan kue untuk besok. Boleh ku tahu apakah kau bekerja?”
“yups, aku bekerja di suatu perusahaan yang tak jauh dari toko kuemu. Berapa umurmu?”
“Ahh, aku 22. Dan kau?
“aku 26, ternyata aku tua sekali ya! Hahaha”
“hahaha tidak juga. Jadi, boleh aku memanggilmu oppa?”
“tentu. Tak masalah”

Jisun pun dan Siwon berbincang. Jisun merasa nyaman ketika berbicara dengan Siwon padahal mereka baru saling kenal. Tetapi, entah kenapa Jisun merasakan debaran yang aneh didalam hatinya ketika bersama Siwon.

ooOoOoo

Hyukjae Pov

Hajimothan mari neomu manhayo
Hanbodo dangsineun geotji mottejiman
Naeppeboyeoji nugguga anunal
Saranghan geuron sarangeun hajimayo

Toko kue ini kenapa seperti cafe menyetel alunan musik KPOP seperti ini. Toko yang cukup aneh.
“permisi, ada orang kah?” teriakku seraya melihat sekeliling toko kue ini.
“ne, tunggu sebentar. Ada yang bisa kubantu?” seorang yeoja yang memakai celemek keluar dari arah dapur dengan wajah yang berlumuran coklat.
“kau?”
“ya?”
“ah, itu belahan dadamu terlihat olehku” tunjukku kearahnya.
“Hey! Dasar namja yadong. Mau apa kau?” ia mengumpat kesal kearahku.
Wajahnya manis dan perubahan mimik mukanya lucu. Haha body-nya juga lumayan bagus.
“Eitss, bisakah kau melayani tamu dengan baik. Aku ingin membeli Cupcake kacang”
“mianhae, tetapi kue ini sudah dipesan oleh seseorang”
“siapa?”
“kau tak akan tahu”
“apakah Siwonn? Jika iya. Berikan cupcake itu padaku, Siwon menyuruhku untuk mengambil pesananannya” jelasku.
“kau mengenalnya?” tanya yeoja itu tak percaya.
“tentu. Karena ia temanku. Kenapa kau menyukainya?” tanyaku.
“eh.. um  itu itu bukan urusanmu. Ini ambillah”
“kau tak bisa memilikinya. Ambil saja kembaliannya. Thanks”
“Hyaaa bukan urusanmu” ia pun berteriak.

Yeoja yang menarik.

ooOoOoo

Author Pov

Hari ini alunan musik Kop pun tak terdengar di toko kue itu. Closed. Tanda yang terpampang didepan pintu. Hari ini Jisun meliburkan dirinya karena hari ada jadwal kuliah yang harus ia ikuti. Dengan lari yang tergesa-gesa ia sampai tak melihat mobil yang melaju ke arahnya.

Chittttttttttttttttt. . .

Decitan mobil itu membuat para pejalan kaki menengok ke arah asal sumber bunyi tersebut.
“Kau!! Bisakah kau lebih berhati-hati” seorang namja berteriak dari kaca mobil.
“mianhae, aku sedang terburu-buru” Jisun menundukkan kepalanya.
“hah? Kau lagi! Yeoja Kasar” Eunhyuk membelalakkan matanya terkejut.
“Hah? Namja yadong. Kau sengaja ya ingin menabrakku” umpat Jisun kesal.
“Eomeo, siapa juga yang ingin menabrak yeoja pabboya sepertimu. Aku bukanlah namja yadong. Aku punya nama Lee Hyuk Jae”
“masa bodoh dengan namamu. Lagipula aku juga punya nama Han Jisun yeoja yang manis dan baik hati”
“aku tak perduli. Cepat menyingkir dari hadapanku.” Suruh Hyukjae.
“baik-baik. weekss” Jisun pun berlari kembali menuju arah statiun.

[Statiun Subway]
“Hampir saja aku telat. Jika tida aku akan tertinggal huhh huhh”
“Minumlah!”
“oppa? Kita bertemu kembali, bukankah waktu itu kau menggunakan mobil” tanya Jisun yang terkejut melihat Siwon dihadapannya.
“hmm itu mobil temanku. Mobilku masih di bengkel jadi, akhir-akhir ini aku harus bangun pagi dan berebut masuk subway ini.”
“hahaha kau bisa saja oppa. Oh, ya kemarin ada seorang namja ke toko ku mengambil pesananmu. Apakah dia temanmu?”
“iya! Dia tampan bukan?”
“tapi yadong.”
“mwooo? Hahahaha apa yang dia lakukan terhadapmu?” Siwon mengelus kepala  Jisun.
“eh hmmm tidak” Jisun menundukkan kepalanya menuutupi pipinya yang merona merah.
‘oppa kau begitu baik. Aku menyukaimu’ ucap Jisup dalam hati.

ooOoOoo

Jisun Pov

Sudah dua hari aku membolos pelajaran. Apakah aku akan dimarahi oleh Junhee Songsaenim ya? Semoga saja tidak.
“annyeong, hari ini aku tak bisa mengajar cukup lama. Hari ini aku harus pergi ke dokter mengecek kehamilanku”seorang yeoja cantik memakai dress hijau muda masuk dalam kelas kali ini.
“siapa dia?” bisikku pada Hyesung.
“dia dosen pengganti Junhee songsaenim. Dua hari yang lalu Junhee songsaenim mendapat kabar orang tuanya meninggal jadi ia harus ke kampung halamannya selama 1 minggu. Dan diganti oleh Hyora Songsaenim, ia masih muda dan cantik. Sepertinya ia hamil muda. Suaminya juga tampan.” Jelas Hyesung.
“huahh sepertinya aku tertinggal berita. Apakah ia dosen yang baik?”
“tentu, cara mengajarnya juga menarik. Hai, di menuju kemari”
“annyeong sepertinya aku baru melihatmu” sapanya.
“ah, annyeong johaneun Jisun imnida. Maaf, aku baru masuk di kelasmu kemarin aku terlalu sibuk dengan kerjaanku”
“gwaenchana. Panggil saja aku Hyora. Semoga kau nyaman selama aku disini”
“hehe tentu songsaenim”
“mianhae Hyora-ssi aku . . . maksudku songsaenim Hyora mian aku telat” ucapan Hyukjae terhenti ketika Hyora menatapnya tajam.
“Hyukjae? Sejak kapan namja yadong itu ada di universitas ini?” tanyaku pada Hyesung.
“sejak 2 hari yang lalu”
“hey, yeoja pabboya sejak kapan kau ada dikelas ini? Ternyata kau berkuliah disini juga”
“mmmm” aku hanya berdehem menanggapi kalimat yang dilontarkan oleh namja yadong itu.

ooOoOoo

Author Pov

Akhirnya jam pelajaran Hyora songsaenim pun selesai. Dengan segera kau menarik lengan Hyesung menuju kantin.
“hey kau tahu. Ada seorang namja bernama Siwon ia sungguh tampan dan baik hati. Dan ia suka membeli cupcake kacang di toko ku”
“tapi, selama aku berjaga toko tak ada namja yang membeli cupcake kacang”
“jelas saja. Saat kau jaga toko ia sedang bekerja. Ia biasanya datang dipagi hari.”
“apa kau menyukainya?”
“tentu saja”
“tapi, itu tidak boleh” seorang namja duduk disebelah Hyesung.
“mwo?? Waeyo?” tanya Jisun.
“karena, ia . . mm lupakan” Hyukjae menyeruput orange juice milik Jisun.
“hey, itu milikku”
“sudahlah, bisakah kalian berteman” Hyesung mencoba menjadi penengah diantara temannya itu.

Kali ini Jisun harus mengalah. Ia tak ingin membuat keributan di kantin. Sementara Hyukjae masih saja menyeruput orange juice milik Jisun.
“apakah nanti kau akan membuka toko? Aku ingin membeli cheese cake” Hyukjae pun membuka kembali pembicaraan.
“untuk siapa?” tanya Jisun ingin tahu.
“Hyora-ssi”
“kau menyukainya?” tanya Jisun tak percaya.
“ne sangat menyukainya. Aku tak ingin membuatnya membenciku. Aku menyayanginya” jelas Hyukjae yang mengambil snack milik Hyesung.
“bukankah ia sudah menikah?” tanya Hyesung seraya mengambil kembali snack miliknya.
“memang”
‘hmmm cinta bertepuk sebelah tangan ya!’ pikir Jisun.
“nanti bisakah kau menjaga toko bersamaku? Kurasa nanti banyak pengunjung yang datang.” ajakku pada Hyesung.
“baiklah tak masalah lagipula kita tak ada tugas bukan” Hyesung pun menyetujui ajakan Jisun.
“Hyesung, kau bekerjadi toko itu?” tanya Hyukjae tak percaya.
“tentu, sudah 3 tahun kami mengelola toko itu bersama. Aku kan bersahabat dari kecil dengan Jisun.”
“baiklah, kalian berdua pulang bersamaku saja. Lagipula aku juga akan membeli Cheese cake” ajak Hyukjae.
“kau tak akan meyadongiku kan?” tanya Jisun mengancam.
“jelas tidak. Aku bukan namja yadong seperti yang kau kira.” Hyukjae pun menjitak kepala Jisun pelan.

Akhirnya Jisun dan Hyukjae sudah mulai sedikit akrab dengan bantuan Hyesung menjadi penengah jika mereka bertengkar. Dengan berbaik hati Hyukjae memberikan tumpangan pada Hyesung dan Jisun.

Hyukjae memang bukanlah namja yadong yang seperti Jisun bayangkan. Tetapi, walaupun begitu Jisun tetap berjaga-jaga saat bersama Hyukjae. Ia tak ingin hal yang tak diinginkan terjadi padanya.
Hyukjae mulai menyadari bahwa Jisun tak sekasar yang ia duga. Mungkin Jisun bersikap kasar karena ia sempat bersikap kurang ajar ketika di toko. Lagipula, Hyukjae juga tak suka dengan sebuah pertengkaran. Ia ta menyukai sebuah konflik apalagi dengan wanita. Makanya ia selalu menuruti semua yang dikatakan eonninya walaupun ia terus menggerutu kesal.

ooOoOoo                                                                               
To Be Continue . . .

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

anna fitria mengatakan...

nice story.... keep writing ya thor... n jgn bosen2 dgn cast eunhyuksi... :)... next part kapan di publish?

Poskan Komentar

 

©KPOP FANFICTION - Powered By Blogger Thanks to Blogger Templates | punta cana dominican republic