Read more: http://infosinta.blogspot.com/2012/04/cara-unik-agar-potingan-di-blog-tidak.html#ixzz24oy9BWTE KPOP FANFICTION: FF Yadong/Give Me Your Body/One Shoot/NC 21

Rabu, 31 Oktober 2012

FF Yadong/Give Me Your Body/One Shoot/NC 21

Diposkan oleh Nanda Chan di 05.26

Title: Gift Me Your Body
Author: Han Hyo Seok
Genre: Yadong NC 21
Lenght: One Shoot
Cast:
Lee Sungmin
You as Lee Han Jae
Other Cast

Happy Reading

Saengil Chukkae Hamnida Saengil Chukkae Hamnida Dangsineun Sangireul. .

Author POV
Semua member Super Junior, para kru, para fans, serta staf panggung pun berkumpul merayakan ulang tahun Sungmin. Hanjae yang sedari tadi berdiri disudut kanan tembok hanya menyilangkan kedua tangannya. Melihat kekasihnya dikerumuni oleh para fans yang bisa menjadi liar jika Hanjae mengganggu acara mereka.

"Huhhh . . . " Hanjae mengeluh lelah menunggu kekasihnya.
"annyeong eonni! Kau sedang apa disini kenapa tak bersama minnie oppa?" seorang Pumpkins menyapanya dari arah belakang.
"euhmm. . Kau membuatku kaget. aku sedang menunggu temanku jadi lebih baik aku menunggu disini saja! Lagipula aku tak mau mengganggu acara kalian :)" Hanjae mencoba berbohong agar yeoja sang fans pacarnya itu senang.
"eoh baiklah aku kesana dulu. Aku ingin memberikan kue ini untuknya. Mungkin saja ia akan memberikanku kissu" ucap yeoja itu.
"tak akan!! Uppss,,"
"apa katamu eonni?"
"ah anni ku bilang ia akan mengkissu mu"
"wahh gomawo eon" yeoja itu berlari kecil meninggalkan Hanjae sendiri.

Hampir saja tadi Hanjae akan membuat keributan jika ia tidak berbohong. Padahal hatinya begitu panas melihat Sungmin yang dikelilingi oleh
para yeoja.

ooOoOoo

Pukul 00.25

Sungmin POV

Akhh aku merasa sangat bahagia hari ini. Semua fans, kru, staf, dan member SJ membuat kejutan ulang tahunku.

Dari kejauhan kulihat yeojaku berdiri menunggu dengan wajah kesalnya. Aku pun juga sedikit kecewa. Sebenarnya malam ini aku ingin sekali bersama dengannya tetapi selama acara belum selesai aku belum boleh pulang.

"eumpphh ahh oppaaaa apa yang kau lakukan??" Hanjae terkejut ketika aku menutup mulutnya.
"mianhae, setidaknya kita aman" ku lihat air muka Hanjae benar-benar jenuh.
"jika ketahuan yang lain bagaimana?"
"tidak akan ketahuan. Asal kau bisa menutup mulutmu"

aku berjalan menuju arah pintu ruang ganti lalu menguncinya rapat-rapat.

"hahh akhirnya kita berdua juga" ucapku seraya berjalan kearahnya.
"ne"
"wae? Kau marah?"
"aniya"
"jangan berbohonh!"
"benar aku tak marah. Aku hanya mmm. . Iri"
"mwo??? Iri? Pada siapa?"
"fansmu"
"fansku? Ada apa dengan mereka?"
"kau memeluk, berfoto bersama, bercanda, tertawa dan segalanya bersama mereka. Tapi aku . . !?"

ucapan Hanjae terhenti ketika aku menarik tengkuknya. Ku cium bibirnya dalam-dalam. Ku hisap keras bibir atasnya sehingga warnanya menjadi kemerahan.

"ciuman dan tubuhku hanya milikmu. Jadi kau tak perlu iri dengan mereka. Karena kau bisa memiliki segalanya yang ada didiriku" jelasku yang membuat pipi Jaerin bersemu kemerahan.
"mianhae oppa. Seharusnya aku tak boleh seperti itu. Mulai kini aku akan mencoba menghilangkan rasa cemburuku pada fansmu" teriak Jaerin.
"ssshttt jangan berisik! Jadi dimana hadiahku?"
"hadiah?"
"ne, dmana? Dimana?"
"Aigo, aku lupa hadiahmu tertinggal diruang tamu. Bagaimana ini? Huh dasar yeoja pabbo" Jaerin menepuk-nepuk kepalanya kesal.
"sudahlah. Lagipula aku tak mau dengan hadiah itu"
"mwoya? Memangnya kau ingin apa?" tanya Jaerin penasaran.
"your body, dear"
"what?? Are you seriously oppa?"
"yes please"

ooOoOoo

Hanjae POV

Aku membenamkan kepalaku dengan kedua telapak tanganku lalu menganggukkan kepalaku bahwa aku setuju. Sebenarnya aku juga mengingikan dirinya. Namun, aku ini adalah seorang yeoja masih mempunyai harga diri untuk tidak meminta dari awal.

Perlahan diciumnya tengkukku dengan lembut. Diberikannya banyak kissmark di punggung leherku itu.
Diturunkannya resletingku hingga pinggul. Dirabanya dadaku dari arah belakang. Ia begitu mahir membuatku mendesah. Aku sangat suka sentuhan-sentuhan jari Sungmin. Dinaikkannya bra-ku ke atas lalu diremasnya secara bergantian. Tangan satunya masuk ke dalam panty-ku yang sudah lembab.

"ahhhhh. ." desahku ketika jarinya masuk ke dalam vaginaku.
"kau sudah basah chagiya" kalimat horny yang tak mungkin akan dikeluarkan oleh seorang namja aegyo kini kau pun mendengarnya.
"yya . .eohhh. Empphh hh ah disitu ahh tepat ahh lebih cepat" racauanku semakin tak jelas ketika telunjuk sungmin menggesek clit-ku.
"nikmat bukan??hhh" goda Sungmin.
"ne minnie. . Palliwa ini sungguh eohhh ahh enakk hahh"

Sungmin benar-benar mahir membuatku kenikmatan. Ia pun memilin nippleku begitu nikmat, cubitan-cubitan kecil di nippleku membuat desiran darahku menjadi cepat.

"baik kita mulai ya!" Sungmin memberikan aba-aba bahwa ia akan memulai permainannya.

Didoronya tubuhku ke sudut tembok. Lalu diangkat kaki kananku untuk memudahkan juniornya masuk ke selangkanganku.

Erangan Sungmin begitu menggoda. Sungmin memaju mundurkan kepala juniornya dibibir vaginaku.

"mm. . Masukkan oppa ahh ini . .ahh" ucapku yang tak tahan.
"tunggu sebentar chagiya" goda sungmin.

Dalam satu hentakan Sungmin memasukkan batang juniornya ke dalam vaginaku. Nafasku sempat terhenti ketika ia memasukkannya tiba-tiba.

"ahhh ahh oppa hhh uhh" desahku ketika juniornya mulai bermain divaginaku

"ini hadiah terhebat yang pernah ku terima chagiya. .mmm"

Sungmin menggoyang pinggulnya maju mundur dan memutar agar membuat sensasi yang berbeda. Tangannya tak tinggal diam, tangan Sungmin meremas dadaku dengan gemas. Bibirnya pun bertautan dengan bibirku. Lidah kami saling beradu sehingga air saliva keluar hingga membasahi tubuhku.

Selang 15 menit kemudian kami berpindah posisi. Sungmin duduk dibangku rias dan aku ada dipangkuannya. Sungmin membantuku dengan mendorong pinggul naik. Dadaku benar-benar sudah basah karena jilatan-jilatan dahsyat Sungmin. Tak lupa ia memberikan kissmark di belahan dadaku.

"eumhh oppa sepertinya aku .. Euhh "
"ya. .aku juga chagiii"
"oppa palliwa aku tak tahan ahhh agh uhhh"
"mmm uhhh ne uhhh"
"aku keluarrrr chagiyaa. . "
"ouchhhhh. . ."

Kami pun keluar bersamaan. Aku mengambil junior Sungmin lalu menjilati sisa cairan cinta kami.

"euhhh nikmat sekali.. "
"sudah selesai. Sekarang giliranmu membersihkanku lalu kita kembali pada acara" godaku.

Tanpa banyak pikir Sungmin menunduk menjilati sisa cairan cinta kami. Jilatannya begitu ohh nikmat. Ku tekan dalam-dalam kepalanya agar lebih nikmat.

"ouchhhh. . Oppa. . Huhhh mianhae aku keluar lagi" aku menutupi wajahku malu karena ini keempat kalinya aku orgasme.
"haha apakah itu terlalu nikmat membuatmu seperti ini?" ledek Sungmin.
"euhmmm" aku hanya mengangguk malu.

Tok Tok Tok
"Hyung apa kau didalam?? Semua orang mencarimu" teriak Kyuhyun.
"ahh mengganggu!" ucap Sungmin kesal.
"mwoo??"
"anni, kau duluan saja aku menyusul"

Akhirnya aku dan Sungmin pun kembali ke acara seakam tak terjadi apa-apa.

END


8 komentar on "FF Yadong/Give Me Your Body/One Shoot/NC 21"

Fanfiction Indonesia on 5 Mei 2014 04.23 mengatakan...

keren... ikut blog gue ya.. :3 http://fanfictioid.blogspot.com

cho naeun on 7 Mei 2014 09.49 mengatakan...

Bagus^_^

Keep Fighting!!!

Arfilia Rakhmawati on 7 Mei 2014 11.26 mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Anonim mengatakan...

hayo authornya copas ya xD

Anonim mengatakan...

ga kreatif. copas.

Anonim mengatakan...

Copas gmna maksudnya?? Q gk ngerti.. authornya copas drimna?? Kasih tau donk..

Regia EXO-L on 12 Juni 2015 21.45 mengatakan...

Keren

Visit Back http://kwangbeeshowtimeworld.blogspot.com/

Mukhamat Solikul on 29 Juni 2015 02.52 mengatakan...

halo min,,, salam kenal yooo..
mau numpang promo nie,, Yuk jadi bagian dari FAFITER INDONESIA. (fanfiction writer Indonesia). kamu bisa jadi Author dan share FF kamu yang super kece.. {specialnya yang pake Gmail dan Blogspot user)
here : http://kpopfafindo.blogspot.com/

Poskan Komentar

FF Yadong/Give Me Your Body/One Shoot/NC 21


Title: Gift Me Your Body
Author: Han Hyo Seok
Genre: Yadong NC 21
Lenght: One Shoot
Cast:
Lee Sungmin
You as Lee Han Jae
Other Cast

Happy Reading

Saengil Chukkae Hamnida Saengil Chukkae Hamnida Dangsineun Sangireul. .

Author POV
Semua member Super Junior, para kru, para fans, serta staf panggung pun berkumpul merayakan ulang tahun Sungmin. Hanjae yang sedari tadi berdiri disudut kanan tembok hanya menyilangkan kedua tangannya. Melihat kekasihnya dikerumuni oleh para fans yang bisa menjadi liar jika Hanjae mengganggu acara mereka.

"Huhhh . . . " Hanjae mengeluh lelah menunggu kekasihnya.
"annyeong eonni! Kau sedang apa disini kenapa tak bersama minnie oppa?" seorang Pumpkins menyapanya dari arah belakang.
"euhmm. . Kau membuatku kaget. aku sedang menunggu temanku jadi lebih baik aku menunggu disini saja! Lagipula aku tak mau mengganggu acara kalian :)" Hanjae mencoba berbohong agar yeoja sang fans pacarnya itu senang.
"eoh baiklah aku kesana dulu. Aku ingin memberikan kue ini untuknya. Mungkin saja ia akan memberikanku kissu" ucap yeoja itu.
"tak akan!! Uppss,,"
"apa katamu eonni?"
"ah anni ku bilang ia akan mengkissu mu"
"wahh gomawo eon" yeoja itu berlari kecil meninggalkan Hanjae sendiri.

Hampir saja tadi Hanjae akan membuat keributan jika ia tidak berbohong. Padahal hatinya begitu panas melihat Sungmin yang dikelilingi oleh
para yeoja.

ooOoOoo

Pukul 00.25

Sungmin POV

Akhh aku merasa sangat bahagia hari ini. Semua fans, kru, staf, dan member SJ membuat kejutan ulang tahunku.

Dari kejauhan kulihat yeojaku berdiri menunggu dengan wajah kesalnya. Aku pun juga sedikit kecewa. Sebenarnya malam ini aku ingin sekali bersama dengannya tetapi selama acara belum selesai aku belum boleh pulang.

"eumpphh ahh oppaaaa apa yang kau lakukan??" Hanjae terkejut ketika aku menutup mulutnya.
"mianhae, setidaknya kita aman" ku lihat air muka Hanjae benar-benar jenuh.
"jika ketahuan yang lain bagaimana?"
"tidak akan ketahuan. Asal kau bisa menutup mulutmu"

aku berjalan menuju arah pintu ruang ganti lalu menguncinya rapat-rapat.

"hahh akhirnya kita berdua juga" ucapku seraya berjalan kearahnya.
"ne"
"wae? Kau marah?"
"aniya"
"jangan berbohonh!"
"benar aku tak marah. Aku hanya mmm. . Iri"
"mwo??? Iri? Pada siapa?"
"fansmu"
"fansku? Ada apa dengan mereka?"
"kau memeluk, berfoto bersama, bercanda, tertawa dan segalanya bersama mereka. Tapi aku . . !?"

ucapan Hanjae terhenti ketika aku menarik tengkuknya. Ku cium bibirnya dalam-dalam. Ku hisap keras bibir atasnya sehingga warnanya menjadi kemerahan.

"ciuman dan tubuhku hanya milikmu. Jadi kau tak perlu iri dengan mereka. Karena kau bisa memiliki segalanya yang ada didiriku" jelasku yang membuat pipi Jaerin bersemu kemerahan.
"mianhae oppa. Seharusnya aku tak boleh seperti itu. Mulai kini aku akan mencoba menghilangkan rasa cemburuku pada fansmu" teriak Jaerin.
"ssshttt jangan berisik! Jadi dimana hadiahku?"
"hadiah?"
"ne, dmana? Dimana?"
"Aigo, aku lupa hadiahmu tertinggal diruang tamu. Bagaimana ini? Huh dasar yeoja pabbo" Jaerin menepuk-nepuk kepalanya kesal.
"sudahlah. Lagipula aku tak mau dengan hadiah itu"
"mwoya? Memangnya kau ingin apa?" tanya Jaerin penasaran.
"your body, dear"
"what?? Are you seriously oppa?"
"yes please"

ooOoOoo

Hanjae POV

Aku membenamkan kepalaku dengan kedua telapak tanganku lalu menganggukkan kepalaku bahwa aku setuju. Sebenarnya aku juga mengingikan dirinya. Namun, aku ini adalah seorang yeoja masih mempunyai harga diri untuk tidak meminta dari awal.

Perlahan diciumnya tengkukku dengan lembut. Diberikannya banyak kissmark di punggung leherku itu.
Diturunkannya resletingku hingga pinggul. Dirabanya dadaku dari arah belakang. Ia begitu mahir membuatku mendesah. Aku sangat suka sentuhan-sentuhan jari Sungmin. Dinaikkannya bra-ku ke atas lalu diremasnya secara bergantian. Tangan satunya masuk ke dalam panty-ku yang sudah lembab.

"ahhhhh. ." desahku ketika jarinya masuk ke dalam vaginaku.
"kau sudah basah chagiya" kalimat horny yang tak mungkin akan dikeluarkan oleh seorang namja aegyo kini kau pun mendengarnya.
"yya . .eohhh. Empphh hh ah disitu ahh tepat ahh lebih cepat" racauanku semakin tak jelas ketika telunjuk sungmin menggesek clit-ku.
"nikmat bukan??hhh" goda Sungmin.
"ne minnie. . Palliwa ini sungguh eohhh ahh enakk hahh"

Sungmin benar-benar mahir membuatku kenikmatan. Ia pun memilin nippleku begitu nikmat, cubitan-cubitan kecil di nippleku membuat desiran darahku menjadi cepat.

"baik kita mulai ya!" Sungmin memberikan aba-aba bahwa ia akan memulai permainannya.

Didoronya tubuhku ke sudut tembok. Lalu diangkat kaki kananku untuk memudahkan juniornya masuk ke selangkanganku.

Erangan Sungmin begitu menggoda. Sungmin memaju mundurkan kepala juniornya dibibir vaginaku.

"mm. . Masukkan oppa ahh ini . .ahh" ucapku yang tak tahan.
"tunggu sebentar chagiya" goda sungmin.

Dalam satu hentakan Sungmin memasukkan batang juniornya ke dalam vaginaku. Nafasku sempat terhenti ketika ia memasukkannya tiba-tiba.

"ahhh ahh oppa hhh uhh" desahku ketika juniornya mulai bermain divaginaku

"ini hadiah terhebat yang pernah ku terima chagiya. .mmm"

Sungmin menggoyang pinggulnya maju mundur dan memutar agar membuat sensasi yang berbeda. Tangannya tak tinggal diam, tangan Sungmin meremas dadaku dengan gemas. Bibirnya pun bertautan dengan bibirku. Lidah kami saling beradu sehingga air saliva keluar hingga membasahi tubuhku.

Selang 15 menit kemudian kami berpindah posisi. Sungmin duduk dibangku rias dan aku ada dipangkuannya. Sungmin membantuku dengan mendorong pinggul naik. Dadaku benar-benar sudah basah karena jilatan-jilatan dahsyat Sungmin. Tak lupa ia memberikan kissmark di belahan dadaku.

"eumhh oppa sepertinya aku .. Euhh "
"ya. .aku juga chagiii"
"oppa palliwa aku tak tahan ahhh agh uhhh"
"mmm uhhh ne uhhh"
"aku keluarrrr chagiyaa. . "
"ouchhhhh. . ."

Kami pun keluar bersamaan. Aku mengambil junior Sungmin lalu menjilati sisa cairan cinta kami.

"euhhh nikmat sekali.. "
"sudah selesai. Sekarang giliranmu membersihkanku lalu kita kembali pada acara" godaku.

Tanpa banyak pikir Sungmin menunduk menjilati sisa cairan cinta kami. Jilatannya begitu ohh nikmat. Ku tekan dalam-dalam kepalanya agar lebih nikmat.

"ouchhhh. . Oppa. . Huhhh mianhae aku keluar lagi" aku menutupi wajahku malu karena ini keempat kalinya aku orgasme.
"haha apakah itu terlalu nikmat membuatmu seperti ini?" ledek Sungmin.
"euhmmm" aku hanya mengangguk malu.

Tok Tok Tok
"Hyung apa kau didalam?? Semua orang mencarimu" teriak Kyuhyun.
"ahh mengganggu!" ucap Sungmin kesal.
"mwoo??"
"anni, kau duluan saja aku menyusul"

Akhirnya aku dan Sungmin pun kembali ke acara seakam tak terjadi apa-apa.

END


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

8 komentar:

Fanfiction Indonesia mengatakan...

keren... ikut blog gue ya.. :3 http://fanfictioid.blogspot.com

cho naeun mengatakan...

Bagus^_^

Keep Fighting!!!

Arfilia Rakhmawati mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Anonim mengatakan...

hayo authornya copas ya xD

Anonim mengatakan...

ga kreatif. copas.

Anonim mengatakan...

Copas gmna maksudnya?? Q gk ngerti.. authornya copas drimna?? Kasih tau donk..

Regia EXO-L mengatakan...

Keren

Visit Back http://kwangbeeshowtimeworld.blogspot.com/

Mukhamat Solikul mengatakan...

halo min,,, salam kenal yooo..
mau numpang promo nie,, Yuk jadi bagian dari FAFITER INDONESIA. (fanfiction writer Indonesia). kamu bisa jadi Author dan share FF kamu yang super kece.. {specialnya yang pake Gmail dan Blogspot user)
here : http://kpopfafindo.blogspot.com/

Poskan Komentar

 

©KPOP FANFICTION - Powered By Blogger Thanks to Blogger Templates | punta cana dominican republic