Read more: http://infosinta.blogspot.com/2012/04/cara-unik-agar-potingan-di-blog-tidak.html#ixzz24oy9BWTE KPOP FANFICTION: FF ROMANCE/Help Me Oppa/Three Shoot/Part 2

Senin, 27 Agustus 2012

FF ROMANCE/Help Me Oppa/Three Shoot/Part 2

Diposkan oleh Nanda Chan di 23.23
‎[Part 2]
Author: Han Hyo Seok (Nandiati Putri)
Title: Help Me, Oppa
Genre: Romance, NC 17
Lenght: Three Shoot
Cast:
Kim Kibum
You as Lee Junhee
Taemin Shinee
Amber f(x)

1minggu kemudian

You POV
1 minggu telah berlalu begitu cepat. Eomma sudah mulai sadar namun ia belum dibolehkan pulang.
Aku sudah menceritakan tentang Taemin pada appa. Appa memelukku, ia benar" namja yang mengerti keadaanku.
Akhirnya aku memutuskan untuk lost contact dgn Taemin.
"Yeobo, aku ingin pulang!" pinta eomma.
"Tidak boleh! Kau blm terlalu sehat" cegah appa.
"Junhee~" rengek eomma padaku.
Aku hanya mengedikkan bahuku dan tersenyum nakal.
Aku benar-benar iri dgn eomma dan appaku mereka sdh menjalani hubungan hampir 20 tahun tapi masih terlihat romantis.
"Yeobo, bsk aku ingin jalan-jalan. Aku mohon!" pinta eomma pada appa.
"ne! Tapi kau harus makan dlu!"
"baiklah, akan kuhabiskan semua makanan ini"
Aku dan appa tersenyum senang. Aku harus pulang duluan untuk menyiapkan pakaian eomma.
Mungkin, dengan refreshing bersama eomma membuatku melupakan kejadian tentang Taemin.
*****

Esoknya Pantai

"Uwaaa udaranya segar sekali" teriakku.
"Junhee, bukankah itu Taemin? Dengan siapa dia?" tanya eomma tersenyum.
Aku dan appa saling menatap. Melihat taemin oppa hatiku kembali sakit.
"Tenangkanlah dirimu" Appa mengelus pundakmu.
Kami akhirnya menjauh dari kediaman Taemin berada.
Kami duduk diatas pasir putih. Eomma begitu menikmati pemandangan pantai yg begitu menyejukkan mata. Suara ombak yang berderu mendamaikan hati. Namun, rasa sakit pengkhianatan Taemin msh dapat kurasakan.
"Yeobo, bagaimana dgn perjodohannya?" tanya eomma bersemangat dengan tubuh rentan'a itu.
"Minggu ini kami akan mengadakan pertemuan. Jika kau sdh benar" sembuh. Atau mungkin kita bisa mengadakan minggu depan?" Appa memeluk eomma.
"Haruskah appa? Appa kau tahu kan aku masih sekolah! You know that!" ucapku.
"HONEY, please all about your mom!" appa memngusap kepalaku.
"tapi~" ucapanku berhenti ketika eomma tiba" pingsan.
Kami segera membawa ke rumah sakit.
Aku dan Appa menunggu di ruang tunggu. Aku menangis dalam pelukannya.

5 jam kemudian
Kami diperbolehkan msk oleh dokter. Bahwa eomma blm sembuh total. Kami sangat khawatir.
"eomma cepatlah sembuh! Eomma tak ingin melihatku memakai gaun pengantin? Bangunlah" aku menangis disisinya.
*****

Author POV
1 Minggu telah berlalu kejadian itu membuatmu tertekan. Hari kau akan dijodohkan. Kau benar" tak tau harus berbuat apa.
Kata-kata terakhir eomma yang masih terngiang di telingamu. Surat eomma yg msh kau simpan.
"Junhee, kau sudah siap?" tanya appamu.
Kalian berdua bersiap-siap ke makam. Sehabis itu bertemu dgn rekan appamu.
Semenjak hari itu kau menjadi gadis pendiam.
'appa kau tak pernah tau betapa aku sangat tertekan saat ini?' batinmu.
*****
Rumah Rekan Kerja Kim

"appa! Kau msk dluan saja nanti aku menyusul" suruh kau.
"baiklah!" appa mengecup keningmu.
Kau menuju taman belakang. Kau merenungkan semua kejadian yang kau alami.

You POV
'appa, hatiku sakit sekali. Kau tak tau kan betapa sering aku menangis. Eomma kenapa kau pergi secepat itu? Bukankah kau ingin aku memakai gaun pengantin? Sebelum kau pergi hatiku jg sdh sakit eomma gara" Taemin pabbo itu, lalu sekarang malah appa menjodohkanku. Bagaimana hatiku bisa tenang? Apalagi kalau namja yg dijodohkan malah sdh tua?! Aishh appa kau tak pernah tau saat ini hatiku benar tertekan' batinku kesal. Air mataku mengalir perlahan.

"kau baik-baik saja?" tiba-tiba seorang namja memberikan sapu tangannya.
"mwo?" aku terkejut.
"kau kenapa?" tanya namja itu.
"aku. . Aku . .aku mau dijodohkan? Lihat mukaku apakah tidak meyakinkan bahwa aku tertekan" aku menarik jas hitamnya.
"sudahlah tenangkan dirimu. Ini untukmu!" namja itu memberikan coklat batangan sambil terkekeh.
"gomawo oppa" aku menenangkan diriku.
"oh, iya oppa namamu siapa?" tanyaku.
"aku Kim~" ucapannya terhenti ketika appa memanggilku masuk. 

Namja itu baik sekali. Kim oppa terima kasih telah sedikit menenangkan hatiku. Appa, kenapa kau menghancurkan moment-moment seperti ini. Aishh aku hanya tau 'Kim' saja jadinya!
"baik!" aku segera masuk ke dalam dan memberikan sedikit senyuman.
'AIGO! Dia melambaikan tangannya padaku' batinku berubah seketika menjadi senang.

To Be Continue. .

Mianhae kalau jelek or aneh!!

0 komentar on "FF ROMANCE/Help Me Oppa/Three Shoot/Part 2"

Poskan Komentar

FF ROMANCE/Help Me Oppa/Three Shoot/Part 2

‎[Part 2]
Author: Han Hyo Seok (Nandiati Putri)
Title: Help Me, Oppa
Genre: Romance, NC 17
Lenght: Three Shoot
Cast:
Kim Kibum
You as Lee Junhee
Taemin Shinee
Amber f(x)

1minggu kemudian

You POV
1 minggu telah berlalu begitu cepat. Eomma sudah mulai sadar namun ia belum dibolehkan pulang.
Aku sudah menceritakan tentang Taemin pada appa. Appa memelukku, ia benar" namja yang mengerti keadaanku.
Akhirnya aku memutuskan untuk lost contact dgn Taemin.
"Yeobo, aku ingin pulang!" pinta eomma.
"Tidak boleh! Kau blm terlalu sehat" cegah appa.
"Junhee~" rengek eomma padaku.
Aku hanya mengedikkan bahuku dan tersenyum nakal.
Aku benar-benar iri dgn eomma dan appaku mereka sdh menjalani hubungan hampir 20 tahun tapi masih terlihat romantis.
"Yeobo, bsk aku ingin jalan-jalan. Aku mohon!" pinta eomma pada appa.
"ne! Tapi kau harus makan dlu!"
"baiklah, akan kuhabiskan semua makanan ini"
Aku dan appa tersenyum senang. Aku harus pulang duluan untuk menyiapkan pakaian eomma.
Mungkin, dengan refreshing bersama eomma membuatku melupakan kejadian tentang Taemin.
*****

Esoknya Pantai

"Uwaaa udaranya segar sekali" teriakku.
"Junhee, bukankah itu Taemin? Dengan siapa dia?" tanya eomma tersenyum.
Aku dan appa saling menatap. Melihat taemin oppa hatiku kembali sakit.
"Tenangkanlah dirimu" Appa mengelus pundakmu.
Kami akhirnya menjauh dari kediaman Taemin berada.
Kami duduk diatas pasir putih. Eomma begitu menikmati pemandangan pantai yg begitu menyejukkan mata. Suara ombak yang berderu mendamaikan hati. Namun, rasa sakit pengkhianatan Taemin msh dapat kurasakan.
"Yeobo, bagaimana dgn perjodohannya?" tanya eomma bersemangat dengan tubuh rentan'a itu.
"Minggu ini kami akan mengadakan pertemuan. Jika kau sdh benar" sembuh. Atau mungkin kita bisa mengadakan minggu depan?" Appa memeluk eomma.
"Haruskah appa? Appa kau tahu kan aku masih sekolah! You know that!" ucapku.
"HONEY, please all about your mom!" appa memngusap kepalaku.
"tapi~" ucapanku berhenti ketika eomma tiba" pingsan.
Kami segera membawa ke rumah sakit.
Aku dan Appa menunggu di ruang tunggu. Aku menangis dalam pelukannya.

5 jam kemudian
Kami diperbolehkan msk oleh dokter. Bahwa eomma blm sembuh total. Kami sangat khawatir.
"eomma cepatlah sembuh! Eomma tak ingin melihatku memakai gaun pengantin? Bangunlah" aku menangis disisinya.
*****

Author POV
1 Minggu telah berlalu kejadian itu membuatmu tertekan. Hari kau akan dijodohkan. Kau benar" tak tau harus berbuat apa.
Kata-kata terakhir eomma yang masih terngiang di telingamu. Surat eomma yg msh kau simpan.
"Junhee, kau sudah siap?" tanya appamu.
Kalian berdua bersiap-siap ke makam. Sehabis itu bertemu dgn rekan appamu.
Semenjak hari itu kau menjadi gadis pendiam.
'appa kau tak pernah tau betapa aku sangat tertekan saat ini?' batinmu.
*****
Rumah Rekan Kerja Kim

"appa! Kau msk dluan saja nanti aku menyusul" suruh kau.
"baiklah!" appa mengecup keningmu.
Kau menuju taman belakang. Kau merenungkan semua kejadian yang kau alami.

You POV
'appa, hatiku sakit sekali. Kau tak tau kan betapa sering aku menangis. Eomma kenapa kau pergi secepat itu? Bukankah kau ingin aku memakai gaun pengantin? Sebelum kau pergi hatiku jg sdh sakit eomma gara" Taemin pabbo itu, lalu sekarang malah appa menjodohkanku. Bagaimana hatiku bisa tenang? Apalagi kalau namja yg dijodohkan malah sdh tua?! Aishh appa kau tak pernah tau saat ini hatiku benar tertekan' batinku kesal. Air mataku mengalir perlahan.

"kau baik-baik saja?" tiba-tiba seorang namja memberikan sapu tangannya.
"mwo?" aku terkejut.
"kau kenapa?" tanya namja itu.
"aku. . Aku . .aku mau dijodohkan? Lihat mukaku apakah tidak meyakinkan bahwa aku tertekan" aku menarik jas hitamnya.
"sudahlah tenangkan dirimu. Ini untukmu!" namja itu memberikan coklat batangan sambil terkekeh.
"gomawo oppa" aku menenangkan diriku.
"oh, iya oppa namamu siapa?" tanyaku.
"aku Kim~" ucapannya terhenti ketika appa memanggilku masuk. 

Namja itu baik sekali. Kim oppa terima kasih telah sedikit menenangkan hatiku. Appa, kenapa kau menghancurkan moment-moment seperti ini. Aishh aku hanya tau 'Kim' saja jadinya!
"baik!" aku segera masuk ke dalam dan memberikan sedikit senyuman.
'AIGO! Dia melambaikan tangannya padaku' batinku berubah seketika menjadi senang.

To Be Continue. .

Mianhae kalau jelek or aneh!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar

 

©KPOP FANFICTION - Powered By Blogger Thanks to Blogger Templates | punta cana dominican republic